Breaking News:

LINGGA TERKINI

TRADISI Maulid Nabi Muhammad Digelar di Desa Mepar, Masuk Warisan Budaya Tak Benda

Maulid Nabi Muhammad SAW tetap diperingati di seluruh Desa atau Kelurahan se-Kabupaten Lingga. Maulid Nabi rutin diperingati tiap tahunnya.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Peringatan Maulid Nabi Muhammad yang berlangsung di Masjid Desa Mepar. Tampak Bupati Lingga, Muhammad Nizar menghadiri acara, Rabu (3/11/2021) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Maulid Nabi Muhammad SAW tetap diperingati di seluruh Desa atau Kelurahan se-Kabupaten Lingga.

Sudah menjadi tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Lingga dilakukan setiap tahunnya. 

Peringatan Maulid Nabi, merupakan tradisi kuat yang dimiliki kaum muslim. 

Salah satunya juga di Desa Mepar, Kecamatan Lingga.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar pun turut menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang terlaksana di Masjid Al-Marhamah, Rabu (3/10/2021).

Selain bertujuan meningkatkan ketakwaan, dan kecintaan kepada Rasulullah, peringatan itu juga sekaligus mempererat silaturahmi sesama umat Muhammad. 

Muhammad Nizar dalam penyampaiannya mengapresiasi kegiatan positif seperti ini.

Baca juga: JUMLAH Kasus Aktif Covid-19 di Tanjungpinang 9 Orang, Tak Ada Tambahan Kasus Baru

Baca juga: BEGINI Penampakan Sementara Bundaran Basecamp Batam, Target Kelar Desember

Apalagi Desa Mepar sebagai Desa Wisata sejarah, dengan beragam cerita dan cagar budaya berdiri untuk memperkuat sejarah Melayu, yang sangat identik dengan islam. 

Selain bermanfaat untuk mempererat silaturahmi, dia juga berharap kegiatan seperti dapat menambah, memperkokoh keimanan dan ketaqwaan Allah SWT, dan memperbanyak Shalawat keatas Nabi. 

Dengan harapan suri tauladan kehidupan (uswah hasanah) Muhammad SAW dapat diserap dalam pikiran dan perilaku sehari-hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved