Breaking News:

KEPRI TERKINI

Data BPS Kepri, Tamatan SMA Jadi Angka Pengangguran Tertinggi

BPS Kepri mencatat, total angka pengangguran terbuka berjumlah 119.593 orang hingga Agustus 2021.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Agus Sudibyo. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) tercatat menjadi pengangguran paling tinggi di Kepri.

Beradasakan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, dari total 119.593 angka pengangguran di Kepri, sebanyak 36,80 persen merupakan tamatan SMA.

Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo mengatakan, data tersebut berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut kategori pendidikan tertinggi dan ditamatkan pada Agustus Tahun 2021.

Tingkat Pengangguran Terbuka yang paling rendah adalah lulusan pendidikan Diploma 1 hingga 3 sebesar 3,53 persen.

"Dibandingkan Agustus 2020, TPT yang mengalami peningkatan tamatan SMP, SMK, dan Universitas masing-masing naik sebesar 6,87 persen poin, 3,36 persen poin dan 0,26 persen poin. Jika dibandingkan Februari 2021 semua kategori pendidikan mengalami peningkatan," ujar Agus, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: STRATEGI Walikota Batam Untuk Kurangi Pengangguran di Batam, Bikin Proyek Padat Karya

Baca juga: BPS Batam Catat Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun Selama September 2021

Disampaikannya, TPT menurut daerah tempat tinggal katagori perkotaan mencapai 10,45 persen.

Jumlah tersebut, kata dia dua kali lipat lebih tinggi dari daerah perdesaan yang ada di Kepri, yakni sebesar 4,43 persen.

Dibandingkan Agustus 2020, TPT perkotaan turun sebear 0,19 persen poin dan TPT pedesaan sebesar 1,88 persen poin dan 0,62 persen poin.

Agus menyebutkan, bahwa priode Agustus 2021, TPT Kepri sebesar 9,91 persen poin.

Angka tersebut terus mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Februari 2021 sebesar 10,12 persen poin dan Agustus 2020 sebesar 10,34 persen poin.

Baca juga: Soal Sensus Penduduk Online, Kepala BPS Kepri Sebut Sudah di Atas Target

Baca juga: Duda Pengangguran Kecanduan Narkoba Rudapaksa Ibu Rumah Tangga, Pilih Acak Korbannya

"Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah orang yang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, putus asa, dan belum mulai bekerja bertambah, namun proporsinya justru berkurang. Apabila dibandingkan dengan keseluruhan Angkatan Kerja yang tersedia," tutupnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved