Breaking News:

LINGGA TERKINI

Residivis Kasus Pencurian Tak Jera, Uang Haram Dipakai Main Game Online

Dua residivis kasus pencurian ini sebelumnya ditangkap karena mencuri kotak infak masjid. Satu tersangka bahkan baru menghirup udara bebas 3 bulan.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
Dua residivis kasus pencurian kembali mendekam di penjara setelah membobol toko di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. 

Mereka masuk dengan cara merusak gembok menggunakan sebuah obeng.

“Pelaku pencurian tersebut melakukan aksinya pada malam hari dengan merusak gembok menggunakan sebuah obeng. Hasil dari pencurian tersebut pelaku gunakan untuk berfoya-foya dan bermain game online,” ujarnya

Para pelaku sebelumnya di ketahui tidak hanya mencuri di sebuah toko, namun pernah mencuri kotak infak di masjid.

Atas kejadian tersebut pihak kepolisian mengamankan barang bukti 1 buah kotak infak, 2 unit Handphone serta 1 buah obeng.

Baca juga: Pencurian Modus Congkel Kaca Mobil Beraksi di Parkiran Mall Batam Keok oleh Polisi

Baca juga: Cara Membuat Watermark pada e-KTP Agar Terhindar dari Pencurian Data Pribadi

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 Dengan ancaman hukuman paling lama 9 Tahun.

BEKUK Mafia Tanah di Lingga

Polres Lingga sebelumnya membekuk mafia tanah yang beroperasi di sana.

Mantan kepala desa (kades) Marok Tua berinisial S berurusan dengan anggota Polres Lingga.

Saat masih menjabat sebagai kepala desa di Kecamatan Singkep Barat, ia terbukti menerbitkan surat pernyataan fisik bidang tanah (sporadik) hingga ratusan hektare untuk selanjutnya dijual.

Padahal, lahan tersebut berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved