Senin, 20 April 2026

Rumah Orang Tua Aktivis Papua Veronika Koman Diteror Ledakan, Ada Surat Ancaman?

Sebuah ledakan terjadi di rumah orang tua aktivis Papua Veronica Koman, Minggu (7/11) lalu. Polisi menduga ledakan itu sebagai ancaman

Editor: Dewi Haryati
istimewa via Tribunnews.com
Selembar kertas dilaminating bertuliskan ancaman setelah sebuah benda meledak di kediaman orang tua Veronica Koman, Minggu (7/11/2021).. (Istimewa) 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Sebuah ledakan terjadi di rumah orang tua aktivis Papua, Veronica Koman, di kawasan Jelambar, Jakarta Barat pada Minggu (7/11/2021).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB.

Dilaporkan, orang tua Veronica Koman tiba-tiba mendengar suara ledakan saat berada di toilet rumahnya.

Saat keluar untuk melihat situasi, pemilik rumah mendapati ada serpihan ledakan berwarna merah yang merusak pagar rumahnya.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.

Dilansir dari Tribunnews.com, aparat kepolisian menduga ledakan sebuah benda di kediaman orang tua aktivis HAM Papua Veronica Koman itu merupakan sebuah ancaman untuk keluarga Veronica atas berbagai tindakannya.

Dugaan itu diperkuat dengan adanya selembar kertas dilaminating yang ditemukan di garasi rumah tersebut setelah ledakan berlangsung.

Baca juga: Ledakan Bom Mobil di Dekat Bandara Internasional Aden Yaman, 12 Orang Tewas

Baca juga: Ledakan Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 13 Tentara Amerika, Diduga Dilakukan ISIS-K

Adapun bunyi surat dilaminating itu yakni 'Warning!!! If The Police and Aparat Dalam Maupun Luar Negeri Tidak Bisa Menangkap VERONIKA KUMAN@Hero Pecundang dan Pengecut, Kami Terpanggil Bumi Hanguskan Dimanapun Anda Bersembunyi. Maupun Gerombolan Pelindungmu'.

Dalam tulisan yang disertai nama Laskar Militan Pembela Tanah Air itu, mengancam keselamatan Veronica Koman apabila pihak kepolisian tidak mampu menangkap aktivitas HAM Papua tersebut.

"Diperkirakan merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Polri Kombes Pol Aswin Siregar saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/11/2021).

Aswin menyebut, ancaman itu dilayangkan diduga karena keterlibatan Veronica yang selama ini pro atau sangat membela kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Dalam ancaman yang tertulis di kertas yang sudah dilaminating itu, tertanda nama sebuah kelompok Laskar Militan Pembela Tanah Air. Hanya saja, hingga kini belum diketahui asal-usul dari benda itu serta siapa pelakunya.

"Tambahan barang bukti berupa pesan tertulis yang menyinggung masalah perbuatan Veronica Koman yang membela kelompok KKB di Papua yang ditemukan di Garasi rumah orang tua dari Sdri. Veronica Koman," beber Aswin.

Lebih lanjut, Aswin mengatakan, saat ini tim Densus 88 Anti-teror Polri masih terus melakukan penyelidikan terkait adanya benda yang diduga bom, meledak di kediaman orang tua aktivis HAM Papua Veronica Koman, di bilangan Jelambar, Jakarta Barat.

Polisi belum dapat memastikan apakah benar bom atau bukan dari benda yang meledak, pada kemarin pagi tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved