Sosok Wanita Minang Roehana Koeddoes yang Jadi Google Doodle Hari Ini
Google Doodle hari ini merayakan hari bersejarah bagi Roehana Koeddoes yang telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2019 lalu.
Kemudian Roehana berpindah ke Bukittinggi, disana iamenjadi salah satu jurnalis perempuan pertama di Indonesia.
Roehana memainkan peran kunci dalam perintis surat kabar wanita bernama “ Soenting Melajoe.”
Roehana menjadi pelopor yang menginspirasi perkembangan beberapa surat kabar perempuan Indonesia.
Sepanjang karirnya, Roehana terus menulis artikel yang mendorong perempuan untuk membela kesetaraan dan melawan kolonialisme, dengan beberapa mencapai pengakuan nasional.
Usaha Roehana dalam memajukan kesetaraan perempuan membuahkan hasil.
Banyak yang menganggap perempuan dalam jurnalisme Indonesia lebih kritis dan berani dari sebelumnya.
Roehana dikenang hingga saat ini sebagai seorang pionir yang berpengaruh dan terus membentuk media Indonesia saat ini.
Awal Berdirinya Soenting Melajoe
Roehana mendirikan Soenting Melajoe karena pada saat itu marak kabar mengenai kesewenang-wenangan terhadap kaum perempuan.
Dikutip dari grid.id, saat itu Roehana mencari cara untuk menyuarakan suara kaum perempuan dan kemudian mencoba berkorespondensi dengan sejumlah pemimpin surat kabar, salah satunya adalah Soetan Maharadja, pemimpin redaksi surat kabar Utusan Melayu.
Kemudian Roehana menyampaikan keinginannya kepada Soetan untuk memperjuangkan nasib perempuan.
Kemudian Soetan bersimpati dan keduanya bertemu lalu bersepakat mendirikan surat kabar khusus perempuan pertama di Sumatera Barat.
Kemudian surat kabar itu diberi nama Soenting Melajoe yang bermakna sebagai "Perempuan Melayu", pada tahun 1912, silam.
Roehana Koeddoes kemudian menjadI Pemimpin Redaksi pada surat kabar yang ia dirikan.
Roehana Koeddoes Menikah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/whatsapp-image-2021-11-08-a.jpg)