LINGGA TERKINI
CUACA EKSTRIM di Lingga Hancurkan Batu Miring hingga Robohkan Rumah Warga di 3 Tempat
BPBD Kabupaten Lingga mencatat, setidaknya saat ini dilaporkan ada 3 kawasan yang terdampak cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Lingga.
Penulis: Febriyuanda |
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi terjadi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Rabu (10/11/2021) tadi.
Setidaknya akibat hujan lebat yang mengguyur hampir seharian itu, ada beberapa titik wilayah yang terkena dampaknya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga mencatat, setidaknya saat ini dilaporkan ada 3 kawasan yang terdampak cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di Lingga.
Ketiga kawasan ini yakni, Jagoh, Senayang, dan Tanjung Irat.
Pelaksana Tugas atau Plt Kepala BPBD Lingga, Oktavianus Wirsal, mengungkapkan berdasarkan data tim kaji cepat BPBD, untuk di Tanjung Irat ada 2 rumah roboh, 2 rumah rusak berat, dan 1 rumah rusak ringan.
“Ada 13 orang yang mengungsi di rumah keluarganya yang aman,” ujarnya.
Untuk di Senayang, lanjutnya batu miring sepanjang 8 meter hancur, dan mengakibatkan 1 rumah warga terancam roboh.
Namun, ia menerangkan hal tersebut sudah ditangani warga setempat.
Baca juga: CUACA Ekstrim di Lingga, Tambatan Perahu di Pulau Lalang Roboh Dihantam Ombak dan Angin
Baca juga: Natuna Diprediksi Bakal Hujan Seharian, Kamis 11 November 2021, Gelombang Capai 3 Meter
“Di Jagoh yang terdampak 1 rumah dengan kondisi dapur rumah hancur terkena gelombang,” lanjutnya.
Menurutnya, saat ini kondisi cuaca ekstrem sudah reda. Namun pihaknya tetap memantau perkembangan cuaca dari data Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika atau BMKG.
Ia menuturkan, saat ini 10 personel tim kaji cepat BPBD Lingga mulai berjaga dan bersiap di Dabo Singkep untuk memonitor kondisi.
"Untuk bantuan akan diputuskan dari data tim kaji cepat,” tambahnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan cuaca ekstrem.
Terlebih di wilayah-wilayah pinggir laut yang berpotensi gelombang tinggi.
Selain ketiga wilayah tersebut, dari informasi yang TribunBatam.id himpun, Tambatan perahu atau pomponng di Pulau Lalang, Desa Berhala juga terkena dampak tersebut. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/11112021batu-miring-di-senayang.jpg)