Breaking News:

Dinas Perhubungan Tanjungpinang Ungkap Penyebab Banyak Warga Enggan Uji KIR

Kabid Angkutan Jalan Dishub Tanjungpinang, Teguh Amanto sebut warga enggan uji KIR dengan sistem baru karena takut banyak tak lulus standar kelayakan

tribunbatam.id/istimewa
Dinas Perhubungan Tanjungpinang Ungkap Penyebab Banyak Warga Enggan Uji KIR. Foto Kabid Angkutan Jalan Dishub Kota Tanjungpinang, Teguh Amanto 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang mengungkapkan persoalan yang terjadi dalam penerapan Uji KIR Smart Card.

Diketahui, terobosan baru Uji KIR ini resmi digunakan di Tanjungpinang mulai Februari 2021 lalu.

Namun di lapangan, ternyata banyak pengguna kendaraan angkutan di Tanjungpinang yang enggan menguji kendaraannya.

"Untuk Uji KIR ini, kita menggunakan alat komputer dan ternyata menimbulkan keengganan masyarakat untuk mengujikan kendaraannya. Karena besar kemungkinan banyak yang tidak lulus standar kelayakan," ujar Kabid Angkutan Jalan Dishub Tanjungpinang, Teguh Amanto, Kamis (11/11/2021)

Padahal, kata Teguh, peluang untuk lulus Uji KIR tersebut masih dapat diberikan kepada pemilik kendaraan nantinya apabila kendaraan tersebut telah diperbaiki kembali.

"Sebenarnya di situ masih ada kesempatan untuk diperbaiki, apa yang tidak lulus segera diperbaiki dan kita uji kembali," terangnya.

Ia juga menerangkan, sejak diresmikan, pihaknya belum dapat menyosialisasikan penggunaan Uji KIR dengan sistem smart card tersebut kepada sejumlah pengendara angkutan umum secara optimal. Penyebabnya karena masih suasana pandemi covid-19.

Baca juga: Khairil Mirza Jabat Kepala Imigrasi Kelas I Tanjungpinang Gantikan Irwanto Suhaili

Baca juga: Sejumlah Pejabat di Polres Tanjungpinang Berganti, AKP Rio Reza Ditarik ke Polda Kepri

"Untuk sosialisasinya sendiri kami juga merasa kesulitan karena di masa pandemi ini. Meski begitu kami telah imbau kepada sejumlah pemilik-pemilik perusahaan angkutan dan kami surati untuk dilakukan uji KIR tapi kami tidak punya kuat kuasa untuk meminta mereka masuk. Jadi jika sadar, mereka akan ikut uji," jelasnya.

Dijelaskannya pula, manfaat uji KIR ini sebagai upaya untuk menguji kelayakan kendaraan secara standar yang tentunya berdampak kepada keselamatan pemilik kendaraan dan orang lain saat dijalanan.

"Misalnya rem kendaraan lampunya atau mesinnya tentu harus diuji terlebih dahulu kelayakannya. Nah jika tidak memenuhi standar tentu membahayakan diri sendiri ataupun orang lain juga," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved