Breaking News:

BATAM TERKINI

Sering 'Banjir Lumpur', Warga Diminta Waspada Saat Lewat Jalan Letjen S Parman Sei Beduk 

Kondisi jalan S Parman, Kecamatan Sei Beduk Batam kerap dikeluhkan pengendara karena kerap 'banjir lumpur' saat hujan tiba. Akibatnya jalan jadi licin

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Kondisi jalan S Parman, Kecamatan Sei Beduk Batam kerap dikeluhkan pengendara karena kerap 'banjir lumpur' saat hujan tiba. Akibatnya jalan jadi licin 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Sei Bedk terutama pengendara yang melintasi jalan S Parman, Kecamatan Sei Beduk bolak balik mengeluhkan kondisi jalan raya yang membahayakan.

Bukan tanpa alasan, jalan lalu lintas penghubung pusat kota ke sejumlah perumahan itu tampak licin dan berlumpur. Apalagi saat hujan turun, jalanan itu banjir lumpur.

“Sudah berulang kali itu masalah jalan terjadi, kemarin ada yang sampai tergelincir. Tiap turun hujan, lumpur akan menumpuk menutupi ruas jalan,” ujarnya.

Pihak Kecamatan Sei Beduk pun sudah turun langsung melakukan pengecekan titik lokasi terjadinya banjir. 

Diketahui titik yang terjadinya banjir yakni didepan Perumahan Nusa Indah, Kelurahan Mangsang. 

Kasi Trantib Kecamatan Sei Beduk, Said Talib menyebutkan, pihaknya langsung terjun ke lokasi usai mendapatkan laporan dari warga. Namun terjadinya banjir tersebut diduga dampak dari aktivitas Cut And Fill yang sedang berjalan tak jauh dari lokasi tersebut.

"Kita sudah turun ke lokasi pada Senin (8/11/2021) lalu, banjir disebabkan kegiatan pemotongan lahan disitu," ujar Talib, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Pemenang Tender Sudah Ada, Perusahaan Asal Aceh Bakal Bangun Gedung BLK di Batam

Baca juga: KEBANYAKAN Stok, Pemprov Kepri Relokasi 33.000 Dosis Vaksin Pfizer Ke Sumut

Dari hasil penelusuran didapati drainase yang tertutup oleh tanah atau lumpur.

Pihaknya juga sudah menjelaskan kepada pekerja agar segera memperbaiki saluran Drainase tersebut.

Tak hanya itu, diduga aktivitas tersebut juga tak memiliki izin sebab pihak pengembang aktivitas tersebut tak datang ketika diundang untuk datang ke Kantor Kecamatan Sei Beduk.

Sebelumnya, keluhan warga Sei Beduk terhadap banjir yang kerap sekali terjadi di depan Perumahan Nusa Indah juga viral di Media Sosial.

Tak hanya banjir, jika curah hujan turun dilokasi tersebut juga sering kotor dan licin akibat dilalui truk pengangkut tanah. (TRIBUNBATAM.id/bereslumbantobing)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved