Breaking News:

KEPRI TERKINI

Anggota DPRD Kepri Gandeng Disperindag Gelar Pasar Murah Sambut Natal dan Tahun Baru di Batam

Anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, menggelar pasar murah di Batuaji dan Sagulung Batam.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, menggelar pasar murah di Batuaji dan Sagulung Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id -  Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Anggota DPRD Provinsi Kepri, Onward Siahaan, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri, menggelar pasar murah di Batuaji dan Sagulung.

Pasar Murah ini ditujukan untuk warga yang terdampak Covid-19.

Mereka sebelumnya sudah didata sebelum diundang untuk mendapat sembako. Setiap peserta wajib membawa kupon yang sudah dibagikan.

Paket sembako yang dapat diperoleh hanya dengan uang 50 ribu itu, berisi beras 5 kg, kemudian gula 1 kg, minyak goreng 2 liter dalam kemasan dua kaleng, SKM 1 kaleng dan Teh celup 25 sachet.

"Kita gelar di Batuaji dan Sagulung. Ini untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19," kata Onward.

Warga terdampak Covid-19 yang dibantu, diakui lebih pada masyarakat, yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Kemudian, warga yang mengalami kesulitan hidup atau miskin, namun tidak masuk dalam data warga miskin, di Dinas Sosial Kepri.

Baca juga: BURUH Batam Tolak Jika UMK 2022 Naik Rp 35.429, Ngotot Minta Naik hingga 10 Persen

Baca juga: Lulus SKD dan SKB, 41 Calon P3K Non Guru Batam Bakal Jalani Tes Kesehatan

"Karena mereka yang terdampak Covid-19 dan mengalami kesulitan hidup atau miskin, satu tahun belakangan ini, ada yang belum masuk data di Kementerian. Sehingga tidak mendapat bantuan Kemensos melalui Dinsos," beber Onward.

Nama-nama penerima sembako diakui, sebelumnya diusulkan ke Disperindag, untuk diverifikasi. Kemudian, diperoleh hasil nama-nama keluarga yang tidak tercover dalam bantuan Kemensos.

"Jadi mereka yang belum mendapat Bansos. Keluarga miskin yang tidak tercover, kita bantu dengan sembako subsidi," ulangnya.

Direncanakan, jika pandemi Covid-19 belum berakhir, program lanjutan akan digelar untuk tahun 2022 mendatang. Penerima bantuan sembako subsidi, akan ditingkatkan menjadi 2000 orang. "Anggaran akan kita bantu melalui pokok pikiran (Pokir) DPRD Kepri untuk bantu warga kita," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved