Breaking News:

INFO CUACA

Info Cuaca Pulau Bintan Tiga Hari ke Depan, Masih Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat

BMKG memprediksi cuaca Tanjungpinang dan Bintan masih berpotensi hujan dari ringan-lebat hingga 21 November 2021

DOK TRIBUNWOW
Info Cuaca Pulau Bintan Tiga Hari ke Depan, Masih Berpotensi Hujan Ringan hingga Lebat. Foto Ilustrasi Info Cuaca di Kepri 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 17 November 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan, umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d. 1.5°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.61 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian tengah dan timur. Diprakirakan kondisi La Nina Lemah akan berlangsung hingga April - Juni 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.38 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Mei 2022. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari, Jumat (19/11/2021).

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 17 November 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah di kuadran 4, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah tengah dan timur Indonesia.

"Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia, terutama di sekitar ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Sumatera bagian utara dan selatan, utara dan barat Kalimantan, serta Perairan Maluku. Monsun Asia sudah aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian I Desember, kondisi ini mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia termasuk Kepulauan Riau," terangnya.

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya hingga dasarian I Desember 2021 untuk lapisan permukaan dan 850 mb diprakirakan >80%. Untuk lapisan 700 mb berkisar antara 85% - 90%.

Baca juga: Sudah 3 Hari Tanjungpinang Nihil Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Masih Jalani Perawatan

Baca juga: Program Sertifikasi Tanah di Tanjungpinang, Kepala BPN dan Walikota Tinjau 3 Lokasi

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang-lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang serta gelombang laut tinggi akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (IOD), tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO dan ENSO masih cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Nilai SST yang masih hangat dengan nilai anomali SST positif mempengaruhi aktivitas konvektif yang signifikan, sehingga dapat meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer dan mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif vertikal di wilayah Pulau Bintan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved