Jumat, 10 April 2026

Anggota DPRD Batam Ini Minta Polisi Usut Kasus Perusakan Instalasi Listrik di Sekolah

Ketua Komisi IV DPRD Batam Ides Madri minta polisi usut kasus perusakan instalasi listrik di Sekolah Tunas Indonesia agar tak terulang kejadian serupa

Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Anggota DPRD Batam Ini Minta Polisi Usut Kasus Perusakan Instalasi Listrik di Sekolah. Foto kondisi instalasi listrik SD Tunas Indonesia yang dirusak orang tidak dikenal, Rabu (17/11/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri menyayangkan aksi perusakan instalasi listrik di Sekolah Tunas Indonesia.

Pasalnya, gara-gara instalasi listrik sekolah itu dirusak orang tak dikenal, sejumlah pelajar kelas IV Sekolah Tunas Indonesia terpaksa menumpang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ke sekolah lain.

Ides mengatakan, sekolah adalah tempat menimpa ilmu. Namun ada saja orang yang tega melakukan pengrusakan yang berdampak kepada aktivitas belajar siswa.

"Kita minta pihak berwajib untuk ungkap pelaku agar kejadian serupa tak terulang kembali," ujar Ides, Sabtu (20/11/2021).

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pelajar kelas IV Sekolah Tunas Indonesia terpaksa menumpang ke sekolah lain untuk melaksanakan UNBK.

Itu setelah instalasi listrik sekolah yang terletak di samping Perumahan Puteri Tujuh, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji dirusak Orang Tak Dikenal.

Aksi tersebut diduga sengaja dilakukan saat hari libur, Minggu (13/11/2021).

Baca juga: Tiga Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku Curanmor, Terakhir Beraksi di Sekupang Batam

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Wali Kota Batam Pertimbangkan PTM 100 Persen di Sekolah

Kepala Sekolah Tunas Indonesia, Nurani Sinuraya mengungkapkan kejadian tersebut baru diketahui setelah masuk sekolah satu hari setelah kejadian.

Kasus pengrusakan ini sudah mereka laporkan ke Polsek Batuaji.

Polisi pun sudah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk meminta keterangan pihak sekolah.

"Anak-anak terpaksa menumpang di sekolah lain yang berlokasi di Aviari," ungkapnya, Rabu (17/11/2021).

Nurani menambahkan, jika tidak ada aktivitas di sekolah yang dipimpinnya pada hari Sabu dan Minggu.

Sekolah Tunas Indonesia menurutnya juga belum memiliki penjaga sekolah.

Pantauan TribunBatam.id, instalasi jaringan listrik di sekolah tersebut dirusak mulai dari meteran sampai dengan braker.

Kabel listrik di sekolah tersebut ada yang hanya dipotong dan ditinggalkan begitu saja, serta dipotong beberapa bagian saja.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved