INFO CUACA
INFO Cuaca Natuna Besok, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 1,5 Meter
BMKG ingatkan masyarakat waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Selain itu gelombang tinggi di Natuna
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprakirakan cuaca Natuna pada besok, Minggu 21 November 2021 akan diguyur hujan.
Forecaster On Duty, Aprilia S mengatakan, terdapat sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas yang dapat menyebabkan massa udara terkonsentrasi di wilayah Kepri.
"Secara umum kondisi cuaca di Kepri besok hari diprakirakan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang dan dini hari," kata Aprilia, Sabtu (20/11/2021)
Meskipun demikian, BMKG Kepri kembali mengingatkan masyarakat, agar tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir. Selain itu angin kencang pada siang dan dini hari di seluruh wilayah Kepri.
Masyarakat juga diminta untuk waspada pada potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai ketinggian 1,5 meter di wilayah Utara perairan Natuna.
Cuaca di Pulau Bintan
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.
Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 17 November 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan, umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d. 1.5°C.
Indeks ENSO terupdate masih bernilai -0.61 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian tengah dan timur. Diprakirakan kondisi La Nina Lemah akan berlangsung hingga April - Juni 2022.
"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.38 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi negatif cenderung netral hingga Mei 2022. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari, Jumat (19/11/2021).
Ia menyebutkan, analisis per tanggal 17 November 2021 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif dengan intensitas lemah di kuadran 4, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah tengah dan timur Indonesia.
"Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia, terutama di sekitar ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Sumatera bagian utara dan selatan, utara dan barat Kalimantan, serta Perairan Maluku. Monsun Asia sudah aktif dan diprediksi tetap aktif hingga dasarian I Desember, kondisi ini mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia termasuk Kepulauan Riau," terangnya.
Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya hingga dasarian I Desember 2021 untuk lapisan permukaan dan 850 mb diprakirakan >80%. Untuk lapisan 700 mb berkisar antara 85% - 90%.
Baca juga: Sudah 3 Hari Tanjungpinang Nihil Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Masih Jalani Perawatan
Baca juga: Program Sertifikasi Tanah di Tanjungpinang, Kepala BPN dan Walikota Tinjau 3 Lokasi
"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan sedang-lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang serta gelombang laut tinggi akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (IOD), tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia, sedangkan MJO dan ENSO masih cukup berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-info-cuaca-hari-ini-di-kepri.jpg)