Breaking News:

Cerita Haru Calon PMI yang Hendak Diselundupkan Dari Batam, Hanya Naik Boat Pancung Ke Malaysia

Nurhayati seorang korban yang ditemui Tribunbatam.id mengatakan kalau dirinya tidak tahu menahu kalau akan menjadi korban perdagangan manusia.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
ISTIMEWA
Calon pekerja Migran yang diselamatkan Polairud di Pulau Buaya Belakang Padang kota Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Cerita haru calon Pengerja Migran Indonesia yang hendak diselundupkan ke Malaysia oleh agen tidak bertanggung jawab.

Korban diketahui hendak diberangkatkan ke Malaysia dengan menggunakan kapal kecil.

Beruntung kasus ini bisa diungkap oleh Satpolairud Polresta Barelang.

Nurhayati seorang korban yang ditemui Tribunbatam.id mengatakan kalau dirinya tidak tahu menahu kalau akan menjadi korban perdagangan manusia.

Wanita asal Lombok ini mengaku kalau awalnya dia diajak seorang agen untuk bekerja ke Malaysia dengan gaji besar tanpa dipungut biaya.

Tergiur bayaran mahal bekerja di Negeri orang, Nurhayati kemudian mengiyakan ajakan Agen tersebut. Berangkatlah dirinya dari Lombok ke Surabaya.

Disurabaya ia diinapkan beberapa hari dan kemudian berangkat ke Kota Batam.

Delapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak diselundupkan ke Malaysia melalui Kota Batam diselamatkan oleh Satpolair Polresta Barelang.
Delapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak diselundupkan ke Malaysia melalui Kota Batam diselamatkan oleh Satpolair Polresta Barelang. (TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan)

"Disurabaya saya bertemu dengan teman-teman lain yang hendak berangkat juga ke Malaysia," sebutnya.

Sesampai di Batam, akhirnya dia diberitahu kalau dia tidak akan diberi gaji selama 4 bulan jika sudah bekerja di Malaysia.

Ia sempat panik dan ingin pulang ke Lombok. Namun apa boleh buat, Nurhayati tidak mempunyai uang sedikitpun untuk kembali ke kampung Halaman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved