Breaking News:

KARIMUN TERKINI

APBD Karimun 2022 Diprediksi Defisit Capai Rp 35 M, Ini Kata Aunur Rafiq

Bupati Karimun Aunur Rafiq bilang, prediksi defisit anggaran capai Rp 35 miliar itu diketahui setelah me;ihat struktur pendapatan belanja daerah

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
APBD Karimun 2022 Diprediksi Defisit Capai Rp 35 M, Ini Kata Aunur Rafiq. Foto Bupati Karimun Aunur Rafiq saat berada di DPRD Karimun 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karimun tahun anggaran 2022 diprediksi mengalami defisit sebesar Rp 35 miliar.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengungkapkan defisit itu diketahui setelah melihat struktur pendapatan belanja daerah.

"Melihat struktur pendapatan dan belanja, maka terdapat selisih defisit sebesar Rp 35.412.200.350," ucap Rafiq saat sidang paripurna agenda pidato pengantar Nota Keuangan dan Rancangan APBD Kabupaten Karimun tahun anggaran 2022, Senin (22/11).

Defisit tersebut kemungkinan dapat ditutupi dengan sisa lebih Perhitungan Anggaran atau SILPA tahun 2021 yang diperkirakan sebesar Rp 35.412.200.350.

Dengan begitu, pendapatan daerah Karimun tahun anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1.209.953.044.500.

Namun, jika dibandingkan dengan target pendapatan yang tertuang dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Pendapatan Anggaran Sementara atau KUA-PPAS tahun anggaran 2022, terjadi peningkatan target pendapatan sebesar 0,83 persen, atau setara dengan Rp 1.199.953.044.500.

Kemudian belanja daerah, dari hasil pembahasan KUA-PPAS disepakati belanja daerah tahun anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp 1.245.365.244.850.

Baca juga: Sampah di Pulau Kundur Karimun Menumpuk, Anggaran Minim Disebut Jadi Penyebabnya

Baca juga: Dua Kelompok Nelayan di Karimun Dapat Bantuan 20 Unit Sampan dari Pemkab

"Dengan begitu, jika dibandingkan dengan proyeksi belanja pada rancangan KUA-PPAS tahun anggaran 2022 yaitu sebesar Rp 1.235.365.244.850, maka terjadi penurunan proyeksi belanja sebesar 0,81 persen," jelasnya.

Selain itu, dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Karimun tahun anggaran 2022, yang menjadi prioritas pembangunan antara lain pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ketahanan pangan.

Kemudian peningkatan kualitas SDM melalui penguatan kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, yakni percepatan infrastruktur yang berkeadilan dan perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sementara itu, arah kebijakan belanja daerah tahun anggaran 2022 diarahkan untuk memenuhi kebutuhan belanja wajib mengikat, belanja prioritas serta belanja pendukung.

"Dengan mengupayakan atau membelanjakan sumber daya daerah yang lebih efisien, efektif, dan optimal dalam rangka mencapai tujuan pembangunan Kabupaten Karimun," terangnya.

Penganggaran belanja operasi dan belanja modal diprioritaskan untuk menunjang pelayanan dasar masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved