Perdana, Karimun Bakal Punya JPO, Pejalan Kaki Tak Sulit Menyeberang Jalan Lagi
Bupati Karimun Aunur Rafiq sebut, tujuan dibangun JPO itu lantaran lokasinya padat kendaraan dan pejalan kaki kesulitan menyeberang jalan di sana
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
Untuk pertama kalinya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Karimun mulai dibangun.
Lokasinya ada di Jalan Ahmad Yani Kolong, Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun.
Proyek JPO ini akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Karimun.
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, dibangunnya JPO lantaran lokasi tersebut cukup padat dilalui kendaraan, khususnya pada saat jam pulang kerja.
Kondisi itu membuat pejalan kaki kesulitan untuk menyeberang jalan di kawasan tersebut.
Selain itu, pembangunan JPO tersebut juga merupakan usulan masyarakat sekitar.
Baca juga: Sampah di Pulau Kundur Karimun Menumpuk, Anggaran Minim Disebut Jadi Penyebabnya
Baca juga: Jadwal dan Lokasi Tes SKB CPNS 2021 di Karimun, 514 Peserta Berebut 318 Formasi
“Pembangunan JPO di lokasi ini atas permintaan masyarakat dari tahun lalu,” ucap Rafiq.
Ia menambahkan, keterbatasan keuangan daerah yang terjadi pada tahun lalu menjadi alasan pihaknya baru dapat memulai pembangunan JPO pada tahun 2021.
“Kemampuan keuangan kita terbatas, sehingga JPO tahun ini bisa terealisasi meski sudah 2 tahun lalu kita anggarkan," terangnya.
Pembangunan JPO ini juga sejalan dengan renovasi Pasar Puan Maimun yang berada di lokasi yang sama.
"Tentunya ini sama juga terjadi pada renovasi Pasar Puakang yang juga baru bisa dilakukan pada tahun ini,” tambahnya.
Pembangunan JPO ini nantinya tidak hanya untuk memberikan kemudahan bagi para pejalan kaki, namun akan menjadi ikon baru bagi Karimun.
“JPO ini tidak hanya untuk penyeberangan pejalan kaki saja. Nanti akan kita jadikan ikon dan kita buat juga hal-hal yang bisa menumbuhkan ekonomi di sekitarnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, JPO itu nantinya bakal memiliki tinggi 5,2 meter dan lebar 22 meter dan menelan biaya sebesar Rp 2,2 miliar.
Pembangunan JPO ini diperkirakan akan rampung pada Maret 2022 mendatang.
(Tribunbatam.id/YeniHartati)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Karimun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2311jpo-di-karimun.jpg)