Breaking News:

WISATA KEPRI

Pulau Penyengat Destinasi Wisata, Pemprov Kepri Segera Benahi Infrastruktur Hingga Cagar Budaya

Pj Sekda Kepri Lamidi sebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad ingin bangun Pulau Penyengat tahun depan sekaligus. Dari infrastruktur hingga lainnya

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Pejabat Sekda Provinsi Kepri, Lamidi memimpin Rapat Presentasi Penataan Kawasan Cagar Budaya Pulau Penyengat dan Pemaparan Perencanaan Proyek Strategis di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (22/11/2021) malam 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Pejabat Sekda Provinsi Kepri, Lamidi memimpin Rapat Presentasi Penataan Kawasan Cagar Budaya Pulau Penyengat dan Pemaparan Perencanaan Proyek Strategis di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (22/11/2021) malam.

Pada kesempatan itu, perwakilan Konsultan Perencanaan, Bambang mempresentasikan rencana pengembangan infrastruktur jalan akses Pulau Penyengat.

Adapun total panjang jalan lingkarnya 4.552 meter dan terbagi menjadi jalan tanah, jalan andesit, beton, paving dan jalan pelantar beton.

"Draf perencanaan teknisnya ada 6 nama jalan yang akan dibangun. Yaitu Jalan Manunggal III, Jalan Tabib, Jalan Makam Raja Ali Haji, Jalan Engku Putri, Jalan Siambang I serta Jalan Kampung Datuk," terang Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan dari 6 nama jalan yang direncanakan, panjang ruas keseluruhannya total 1.253 meter.

Dimana Jalan Manunggal III panjang 300 meter, Jalan Tabib panjang 172 meter, Jalan Makam Raja Ali Haji panjang 124 meter, Jalan Engku Putri panjang 186 meter, Jalan Siambang I panjang 238 meter dan Jalan Kampung Datuk panjang 232 meter.

Dengan lebar eksistingnya Jalan Manunggal III, Jalan Makam Raja Ali Haji, Jalan Engku Putri, Jalan Siambang I serta Jalan Kampung Datuk 3,3 meter sedangkan Jalan Tabib lebar eksistingnya 3 meter.

Baca juga: Dampingi Ketua DPD RI ke Pulau Penyengat, Gubernur Kepri Singgung Soal RUU Daerah Kepulauan

Baca juga: Gubernur Kepri Pasang Target Revitalisasi Pulau Penyengat Dimulai Tahun 2022

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma foto bersama dengan latar Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, Sabtu (9/4/2021) lalu
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma foto bersama dengan latar Masjid Raya Sultan Riau di Pulau Penyengat, Sabtu (9/4/2021) lalu (tribunbatam.id/istimewa)

"Nanti pembangunan jalan memakai bahan batu andesit yang dilengkapi dengan crossing drainase yang menuju langsung ke laut yang disiapkan manhole, titik hydrant dan rumah pompa beserta aksesoris lampu jalan atau lampu taman, titik kumpul, RTP dan Selter serta tempat sampah 44 titik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPPW Kepri, Albert Reinaldo lewat virtual mengingatkan, terkait penataan Pulau Penyengat ini perencanaan harus benar-benar mengetahui peruntukannya serta pembangunan nantinya agar tidak terjadi kesalahan dalam penataan wilayah.

"Padahal dalam peningkatan kawasan pemukiman itu ada 7 parameter. Ini jalan lingkungan hanya 1 parameter. Tadi dibuat tempat sampah tapi hilirnya bawa kemana. Jangan hanya garis besar saja tapi harus sampai titik selesainya," pesan Albert.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved