Breaking News:

WISATA KEPRI

Pulau Penyengat Destinasi Wisata, Pemprov Kepri Segera Benahi Infrastruktur Hingga Cagar Budaya

Pj Sekda Kepri Lamidi sebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad ingin bangun Pulau Penyengat tahun depan sekaligus. Dari infrastruktur hingga lainnya

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Pejabat Sekda Provinsi Kepri, Lamidi memimpin Rapat Presentasi Penataan Kawasan Cagar Budaya Pulau Penyengat dan Pemaparan Perencanaan Proyek Strategis di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (22/11/2021) malam 

Albert juga mengingatkan dengan waktu yang terus berjalan dan masih ada perbaikan-perbaikan, Kantor BPPW meminta kepastian jadwal secara resmi kepada Pemprov, Pemko dan Konsultan Perencanaan agar kegiatan ini segera dilelang.

"Pekerjaan penataan kawasan permukiman ini harus cepat dilelang. Dikarenakan mengingat waktu yang hanya tinggal beberapa bulan dan batas waktunya pada bulan Juni," katanya.

Albert menambahkan, harga satuan upah dan bahan yang ada di Pulau Penyengat ini, juga harus dijustifikasi agar harga yang nanti ditampilkan konsultan sudah diakomodir dari alokasi untuk kegiatan pemukiman.

Sekdaprov Kepri pun berharap penataan Pulau Penyengat harus berdasarkan perencanaan yang matang. Jangan ada kegiatan tersebut menimbulkan suatu permasalahan dikemudian hari.

"Pak Gubernur ingin membangun Pulau Penyengat tahun depan ini sekaligus. Mulai dari infrastruktur, cagar budaya, air bersih dan penerangan. Kita harus gerak cepat, tetapi rapi dan sesuai aturan yang berlaku," harap Sekda Lamidi.

Baca juga: Destinasi Wisata Kepri di Pulau Bintan Ini Disukai Turis Mancanegara, Berkonsep Ekowisata

Baca juga: Wisata Religi Kepri Ini Mampu Tampung 5 Ribu Orang, Viewnya Langsung Menghadap Laut

Makam Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Makam Pahlawan Nasional Raja Haji Fisabilillah di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (ist)

Ia juga meminta kepada semua stakeholder agar bersama-sama mengawasi kegiatan ini. Jangan hanya melihat mata anggarannya, tetapi berkomitmen terhadap pengembangan daerah.

"Kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota nantinya akan disinkronkan lagi, agar bersama-sama tahu tanggungjawabnya masing-masing," pinta Sekda Lamidi.

Terakhir, Lamidi menegaskan kepada konsultan perencanaan agar bisa menyelesaikan pada akhir bulan ini. Pada awal bulan depan bisa diserahkan ke Kantor BPPW agar bisa dilelangkan.

"Bapak nanti kerja ekstra sedikitlah. Jadi tanggal 1 atau 2 bulan depan dokumennya bisa diserahkan ke timnya Pak Albert. Nanti Perkim dan PUPR tolong pendampinganya lebih ketat lagi," tutup Sekda lamidi.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved