Breaking News:

WISATA KEPRI

Nyaris 2 Tahun Tanpa Kunjungan, Kedatangan Ekspatriat Jadi Penyemangat Bangkitnya Wisata Karas Kecil

Kegiatan yang menghadirkan puluhan tetamu gabungan ekpatriat dan lokal, mampu menyuntikkan spirit agar pengelola makin terlecut menjerat kunjungan.

TRIBUNBATAM.id/IST
Para ekspatriat beserta BTPB melepaskan tukik dalam event Baby Sea Turtles Release tajaan Batam Tourism and Promotion Board (BTPB) di Pulau Karas Kecil. Even ini digagas sebaga uoaya nyata melestarikan keberlangsungan hidup penyu hijau sekaligus menggairahkan kembali denyut nadi wisata bahari Batam. 

 BATAM, TRIBUNBATAM.id - Merangsang orang pelesiran dan beroleh pengalaman tak biasa di destinasi wisata di tengah kungkungan pandemi Covid-19, terus dilakukan Batam Tourism and Promotion Board (BTPB).

Setelah menginisiasi mangrove and rice planting, beberapa waktu lalu BTPB mengajak puluhan ekspatriat jelajah pulau dengan aktifitas utama melepas anak penyu (tukik) ke laut.

Aksi menyerukan bertajuk "Baby Sea Turtle Release (BSTR)" ini dieksekusi di Pulau Karas Kecil, satu-satunya zona konservasi penyu laut di Batam.

Tidak kurang dari dua puluh ekspatriat, terutama anak-anak ikut ambil bagian dalam even reguler BTPB berlabel Nomadic Community Fiesta (NCF) 2021itu, termasuk mereka para traveller asal Batam.

Aura antusias terpencar jelas di wajah-wajah mereka, terutama anak-anak yang terlihat kegirangan sebab baru pertama memegang tukik lalu membiarkannya berenang menuju ke arah laut.

"Wah, asyik. Saya tadi lepaskan dua anak penyu. Mendebarkan," seru Sierra, peserta BSTR yang datang ke Karas Kecil ditemani kakak dan kedua orangtuanya.

Bocah berambut pirang anak pasangan Amerika-Jawa ini tak mampu menyembunyikan kebanggaannya usai "berhasil" merilis tukik ke habitatnya.

"Saya juga. Tadi lepaskan satu. Lincah sekali. Keren," timpal sang kakak, Shawn.

Sebelum melepasliarkan tukik, rombongan yang dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Drs Ardi Winata dan Chairman BTPB Rahman Usman, disambut warga tempatan dengan sajian silat dan kompang.

Dua dari mereka bahkan sempat disemati tanjak oleh tetua kampung H. Jemain dan H Daud.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved