Breaking News:

WISATA KEPRI

Nyaris 2 Tahun Tanpa Kunjungan, Kedatangan Ekspatriat Jadi Penyemangat Bangkitnya Wisata Karas Kecil

Kegiatan yang menghadirkan puluhan tetamu gabungan ekpatriat dan lokal, mampu menyuntikkan spirit agar pengelola makin terlecut menjerat kunjungan.

TRIBUNBATAM.id/IST
Para ekspatriat beserta BTPB melepaskan tukik dalam event Baby Sea Turtles Release tajaan Batam Tourism and Promotion Board (BTPB) di Pulau Karas Kecil. Even ini digagas sebaga uoaya nyata melestarikan keberlangsungan hidup penyu hijau sekaligus menggairahkan kembali denyut nadi wisata bahari Batam. 

Selepasnya, Busri, pengelola Pusat Konservasi Penyu Karas Kecil langsung membawa mereka ber-heritage walk menuju ke mercusuar peninggalan Belanda yang bercokol di atas perbukitan, persis di tengah-tengah pulau.

Puncaknya, rombongan yang berjumlah total 52 orang itu diajak melongok dari dekat penangkaran penyu dan tak lama kemudian didaulat melakoni ritual melepas tukik bersama-sama.

Ardi Winata mengakui Karas Kecil layak disemati jadi ikon wisata pulau di Batam.

"Ini destinasi alternatif yang amat berpotensi naik level jadi yang terdepan. Semua unsur uniknya terpenuhi. terutama konservasi penyunya. Tinggal sentuh sana sentuh sini aja ini. Terkhusus di amenitas pendukungnya," ujarnya.

Direktur Eksekutif BTPB, Edi Sutrisno mengaku senang dengan respon para peserta.

"Momen-momen seperti ini tidak setiap waktu bisa dihadirkan. Harus lihat musim kapan penyu bertelur. Beruntung mereka. Kalau gak, harus ke luar Batam untuk bisa melakoninya,'' ujanya.

Karas Kecil, sebagaimana lazimnya destinasi lain yang terdampak karena pandemi, lanjutnya, dalam kurun satu tahun lebih tanpa kunjungan.

Karenanya dia berharap kegiatan NCF yang menghadirkan puluhan tetamu gabungan ekpatriat dan lokal, mampu menyuntikkan spirit baru agar pengelola makin terlecut menjerat kunjungan wisatawan.

Sementara itu, Busri sangat mengapresiasi kedatangan para ekspatriat dan traveler Batam ke pusat penangkaran penyu yang dikelolanya.

"Nyaris 2 tahun tidak ada tamu yang datang ke Karas Kecil. Jadi kedatangan mereka dan Kadisbudpar Batam sangat memacu dan membuat kami bersemangat lagi. Mudah-mudahan ini menjadi titik pembangkit agar kami terpacu lagi mencari pengunjung untuk berplesiran ke Karas Kecil,'' ujarnya.

Setelah ini, lanjutnya, ia bertekad menjalin komunikasi lagi dengan asosiasi pariwisata terutama travel agen untuk membuat event serupa.

Busri berharap Pulau Karas Kecil bisa kembali bangkit menjadi destinasi wisata layaknya seperti sebelum Pandemi Covid-19 merebak. (TribunBatam.id/Rimna Sari Bangun)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Wisata Kepri 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved