Sabtu, 2 Mei 2026

BATAM TERKINI

Baru Datang Dari Malaysia, Kapal Mesiun 5 Terbakar di Galangan Tanjunguncang Batam

Kapal bernama Mesiun 5 terbakar di kawasan galangan PT Bandar Abadi Shipyard Batam, Kamis (25/11). Dari informasi, kapal itu baru datang dari Malaysia

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Baru Datang Dari Malaysia, Kapal Mesiun 5 Terbakar di Galangan Tanjunguncang Batam. Foto Kapal Mesiun 5 terbakar di kawasan PT Bandar Abadi Shipyard Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, Kamis (25/11/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebuah kapal bernama Mesiun 5 terbakar di PT Bandar Abadi Shipyard Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, Kamis (25/11/2021).

Direktur PT Bandar Abadi Shipyard Maslina Simanjuntak saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB.

"Kapal tersebut baru datang dari Malaysia dan sempat engker atau labuh jangkar di tengah laut, dan baru kemarin kami arahkan ke darat untuk naik dok," ujar Maslina.

Ia mengatakan, pada saat kejadian semua karyawan berhasil menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini," ujarnya.

Ia menduga kejadian tersebut dipicu arus pendek.

"Untuk kerugiannya kita belum tahu, masih kita hitung. Saat ini kita fokus pada peristiwa ini dulu," ucapnya.

Baca juga: Kapal Sumber Cahaya dari Natuna Tenggelam di Kepulauan Seribu, Begini Kondisi 15 Kru Kapal

Baca juga: Warga Soroti Kebakaran Kapal di Sungai Buluh Lingga: Bukan Pertama Kali Terjadi

Sementara itu, Kapolsek Batu Aji, Kompol Daniel Ganjar Kristanto membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia belum merinci secara detail kronologi kejadian.

"Iya, benar kebakaran, saat ini anggota tengah di lokasi, nanti perkembangan diinfo lagi," kata Kompol Daniel.

Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan setelah beberapa mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kapal Terbakar di Lingga

Sehari sebelumnya, kejadian kapal terbakar terjadi di Lingga pada Rabu (24/11/2021).

Kala itu sebuah kapal kayu pengangkut minyak  hangus terbakar di perairan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat.

Dari pantauan TribunBatam.id, asap hitam mengepul dari kejauhan hingga mendapat perhatian dari masyarakat setempat.

Kebakaran kapal itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Dari saksi mata yang melihat, Marzuki mengatakan, kapal tersebut mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pertamina Desa Sungai Buluh.

Marzuki menuturkan, pemilik kapal tersebut memang sering mengisi minyak di sana dan mengangkut puluhan drum minyak solar atau bensin.

Marzuki pun melihat kebakaran tersebut dan berlari ke arahnya.

Informasi yang beredar, kebakaran kapal itu diduga akibat percikan api saat pemilik kapal menyalakan mesin robin sedot air.

"Kapal itu mau berangkat sudah selesai ngisi minyak. Tapi dia bersandar di samping kapal tongkang minyak. Saya ambil kayu buat menolak kapal agar tidak menghampiri lokasi Pertamina," kata Marzuki kepada Tribun Batam.id.

"Saat terbakar orangnya sudah terjun ke laut," tambahnya.

Marzuki menjelaskan, bahwa saat kejadian ada satu orang yang berada di kapal.

"Di kapal itu sebenarnya ada dua orang, tapi satu orang temannya sedang naik ke darat. Dia sendiri di sana terjun ke laut dan diselamatkan kapal dari pulau yang melintas," terang Marzkui.

Sementara itu, Kepala Gudang Pertamina Hendi mengatakan, bahwa pemilik kapal itu mengisi sebanyak 7 drum solar dan 74 drum pertalite.

"Semuanya dia isi ada 81 drum totalnya. Biasanya memang dia sering ngulang untuk ngisi minyak di sini," ucapnya.

Pria yang disapa Pak Nang ini menerangkan, saat ini satu orang korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

"Bagian kanannya terbakar tadi," sebutnya.

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved