KAPAL TERBAKAR DI LINGGA
Warga Soroti Kebakaran Kapal di Sungai Buluh Lingga: Bukan Pertama Kali Terjadi
Seorang tokoh masyarakat Sungai Buluh, Azam mengatakan, kejadian kapal kayu terbakar di area Pertamina sudah 4 hingga 5 kali terjadi
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Insiden kebakaran kapal pengangkut BBM di perairan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga mendapat sorotan dari masyarakat.
Warga mengaku, inisiden kebakaran kapal ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah beberapa kali.
Lokasi kejadiannya pun di area yang sama, yakni di Pertamina Desa Sungai Buluh.
Dekatnya lokasi Pertamina dengan lokasi pemukiman, membuat sejumlah warga menjadi khawatir dengan keselamatan dirinya.
Seorang tokoh masyarakat Sungai Buluh, Azam mengatakan, kejadian kapal kayu terbakar di area Pertamina sudah 4 hingga 5 kali terjadi.
Ia khawatir, jika suatu waktu kejadian seperti ini bisa berakibat merambatnya api ke Pertamina.
Hal itu juga membuat keselamatan warga terancam. Lantaran letak Pertamina ini tidak jauh dari lokasi rumah warga.
Baca juga: Kasus DBD di Tanjungpinang Capai 313 Selama 2021, Paling Banyak di Pinang Kencana
Baca juga: Kejari Bintan Selidiki Dugaan Korupsi Insentif Nakes di 2 Puskesmas
"Kami juga khawatir sebagai masyarakat. Karena jika tidak ada aturan yang benar tentang prosedur pengisian minyak di Pertamina, suatu saat bisa berakibat terbakar ke Pertamina," kata Azam kepada TribumBatam.id.
Ia melanjutkan, jika ada aturan yang jelas tentang pengisian minyak menggunakan, faktor keselamatan harus jadi prioritas.
Ia pun berharap, pihak terkait bisa mengantisipasi agar tidak terulang kejadian yang sama, bahkan lebih parah.
Sementara itu, Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik berharap pelaku usaha yang melakukan pengisian minyak, lebih melakukan pengamanan diri.
"Safety kan diri agar kejadian ini tidak terulang lagi," ungkap Febrizal.
Dari pengamatannya di lokasi, tingkat keamanan pada prosedur pengisian minyak di Pertamina masih minim.
"Saya harap pelaku usaha juga bertanggung jawab soal ini. Karena kapal yang terbakar dan sudah hanyut bisa berdampak pada kelong setempat. Lantaran ada tumpahan minyak yang jatuh ke laut," jelasnya.
Kronologi Kejadian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2411kapal-terbakar-di-lingga2.jpg)