China Tunjukkan Taji, 'Hukum' Negara Eropa Ini Buntut Dukung Taiwan
China menunjukkan powernya ke negara Eropa ini karena memberi dukungan ke Taiwan. Ada apa sebenarnya?
Ia mengatakan, tindakan ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi dan melawan pemaksaan oleh China.
Pejabat Lithuania itu mengatakan, China berusaha menghukum seperti memutuskan hubungan perdagangan sebagai pembalasan atas keputusan Lithuania.
Landsbergis mengatakan, kerugian akibat pemutusan hubungan itu tidak akan lama karena Lithuania telah mempunyai cara lain untuk tidak tergantung pada China.
Landsbergis mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara di Washington bahwa kerugian seperti itu akan berumur pendek karena Lithuania bekerja untuk membuat rantai pasokannya tidak terlalu bergantung pada China.
"Tapi itu jangka pendek, karena pasar beradaptasi. Perusahaan beradaptasi,” ujarnya.
Baca juga: Bukan Jack Ma, Orang Terkaya di China Ini Punya Harta Rp 938,87 Triliun, Siapa Dia?
"Begitu banyak dari apa yang kami produksi sebagian diproduksi dengan, atau di dalam, China. Inilah sebabnya mengapa kami perlu menemukan cara untuk menciptakan rantai pasokan dan bagaimana membuatnya lebih tangguh sehingga mereka dapat menahan paksaan ini, pemutusan kontrak, sekunder sanksi," kata Landsbergis.
Ia mengatakan, negaranya akan memberikan model bagi negara-negara tentang bagaimana menahan tekanan seperti itu.
Tetapi negara-negara Eropa, khususnya, harus lebih terlibat di Indo-Pasifik untuk meningkatkan keamanan ekonomi mereka.
"Kita harus memahami bahwa setiap negara sekarang terlibat di Indo-Pasifik," kata Landsbergis.
"Beberapa sekutu NATO kami bertanggung jawab besar di kawasan itu, menawarkan jaminan keamanan kepada negara-negara, dan itu berarti bahwa kami juga harus setidaknya memiliki pemahaman tentang apa yang sedang terjadi, atau mungkin memainkan peran dalam hal ini," katanya.
Landsbergis sebelumnya bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman.
Pernyataan Departemen Luar Negeri menyebutkan pertemuan itu menggarisbawahi solidaritas AS yang kuat dengan sekutu NATO-nya.
ALASAN China Kerap Intimidasi Taiwan
Istilah "China Satu" membuat Taiwan di bawah bayang-bayang invasi China.
Beijing di bawah kepemimpinan Xi Jinping ngotot mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dhfhdfh.jpg)