KESEHATAN
Kenali Gejala dan Ciri-ciri Kanker Kulit, Waspadai Benjolan Merah dan Tahi Lalat
Sinar UV matahari dapat menyebabkan rusaknya sel pada kulit, hingga menimbulkan kanker kulit.
TRIBUNBATAM.id - Salah satu penyakit yang paling berbahaya dan ditakuti di dunia adalah kanker.
Kanker adalah penyakit yang mulai terjadi pada salah satu organ atau jaringan di tubuh akibat sel abnormal tumbuh tidak terkontrol, menyerang area di sekitar atau menyebar ke organ lain.
Penyakit ini tercatat menyebabkan kematian terbanyak kedua di dunia.
Ada beberapa jenis penyakit kanker yang kerap menyerang organ manusia, termasuk kulit.
Kanker kulit adalah kanker yang disebabkan oleh perkembangan sel-sel yang tidak normal akibat terpapar radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan dari matahari atau penggunaan mesin pewarna tubuh (tanning beds).
Hal-hal tersebut memicu pertumbuhan sel-sel yang tidak normal serta mutasi yang akan menyebabkan kerusakan genetik.
Sinar UV ini dapat menyebabkan rusaknya sel pada kulit, hingga menimbulkan kanker kulit.
Kanker kulit ditandai dengan perubahan pada kulit, seperti munculnya benjolan, bercak, atau tahi lalat dengan bentuk dan ukuran yang tidak normal.
Baca juga: 4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Mengonsumsi Telur
Baca juga: 10 Tanda dan Gejala Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan para Wanita, Hati-hati Kulit Sering Gatal
Ada tiga jenis kanker kulit yang paling sering terjadi, yaitu:
* Karsinoma sel basal, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel di bagian terdalam dari lapisan kulit terluar (epidermis).
* Karsinoma sel skuamosa, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel di bagian tengah dan terluar dari epidermis.
* Melanoma, yaitu kanker kulit yang berasal dari sel penghasil pigmen kulit (melanosit). Kanker melanoma lebih jarang terjadi dibandingkan karsinoma sel basal atau karsinoma sel skuamosa, tetapi lebih berbahaya.
Gejala Kanker Kulit
1. Karsinoma Sel Basal (BCC)
* Timbul di daerah yang sering terpapar sinar matahari, seperti leher atau wajah.
* Benjolan lunak dan mengkilat pada kulit.
* Lesi berbentuk datar pada kulit berwarna cokelat gelap atau cokelat kemerahan seperti daging.
2. Karsinoma Sel Skuamosa (SCC).
* Timbul di daerah kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi pada orang berkulit gelap, sering timbul pada kulit di bagian tubuh yang jarang terkena sinar matahari.
* Benjolan merah keras pada kulit.
* Lesi pada kulit berbentuk datar dan bersisik keras seperti kerak.
Baca juga: 7 Tips dan Cara Mencegah Penyakit saat Musim Hujan, Jangan Abai Kebersihan Lingkungan
Baca juga: Air Kelapa Ampuh Mengobati Sakit Demam, Simak Cara Meraciknya
3. Melanoma
* Dapat timbul di bagian kulit manapun dan pada warna kulit apapun.
* Timbul tahi lalat baru atau terjadi perubahan bentuk dari tahi lalat yang lama.
* Tahi lalat berbentuk tidak beraturan.
* Tahi lalat berubah bentuk dan ukuran setelah beberapa lama.
* Tahi lalat memiliki diameter lebih besar dari 6 milimeter.
* Tahi lalat memiliki lebih dari satu warna.
* Tahi lalat memiliki pinggiran yang tidak rata dan kasar.
* Tahi lalat terasa gatal dan dapat berdarah.
Penyebab Kanker Kulit
Radiasi sinar matahari dan kesalahan mutasi pada DNA sel diduga kuat menjadi penyebab kanker kulit.
Mutasi menyebabkan sel tumbuh di luar kendali hingga membentuk massa sel kanker.
Sel kanker biasanya mulai tumbuh di lapisan kulit atas atau epidermis. Epidermis memiliki tiga jenis sel utama yaitu:
Sel skuamosa yang terletak tepat di bawah permukaan luar dan berfungsi sebagai lapisan dalam kulit.
Sel basal yang berada di bawah sel skuamosa dan menghasilkan sel kulit baru.
Melanosit yang terletak di paling bawah epidermis dan bertugas memberi pigmen warna pada kulit.
Sel kanker yang tumbuh di lapisan kulit ini umumnya disebabkan oleh paparan berlebih sinar ultraviolet (UV).
Radiasi sinar UV bisa merusak sel kulit hingga membuatnya justru menjadi cikal bakal kanker.
Namun, di samping itu, tidak diketahui secara pasti mengapa sel kanker juga bisa menyerang area yang tertutup.
Baca juga: Mengobati Jerawat hingga Cegah Kanker, Ini 6 Khasiat Buah Nanas bagi Kesehatan dan Kecantikan
Baca juga: 7 Manfaat Luar Biasa Buah Pepaya bagi Kesehatan, Meningkatkan Imun hingga Bikin Jantung Sehat
Kapan harus ke dokter ?
Segera periksakan diri ke dokter jika muncul kelainan atau perubahan pada kulit, seperti munculnya benjolan, bisul, perubahan warna kulit, tahi lalat tiba-tiba membesar atau berubah bentuk, serta luka pada kulit yang sulit sembuh.
Dokter akan memeriksa dan menentukan penyebab perubahan yang terjadi di kulit Anda.
Perlu diketahui bahwa tidak semua perubahan pada kulit disebabkan oleh kanker kulit.
Namun, pemeriksaan atau skrining kanker kulit perlu dilakukan untuk mendeteksi kanker secara dini, guna mencegah kanker berkembang hingga tingkat lanjut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/aktifitas-di-luar-rumah.jpg)