Breaking News:

BUMN China Indonesia Bangun Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung di Tengah Risiko Utang

Konsorsium BUMN Indonesia dan China sebelumnya sepakat membangun proyek kereta cepat Jakarta Bandung bernama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

TribunBatam.id/Istimewa/Kompas.tv/ KCIC
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dibangun dengan dana dari konsorsium BUMN Indonesia dan BUMN China. 

TRIBUNBATAM.id - Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terus saja menjadi sorotan.

Proyek dengan nilai Rp 113 triliun ini bekerja sama dengan perusahaan asal China.

Dalam hal ini sejumlah perusahaan konsorsium BUMN Indonesia dengan konsorsium BUMN China.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) namanya.

Rinciannya Konsorsium BUMN Indonesia bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), terdiri dari PT Wijaya Karya Tbk dengan kepemilikan saham 38 persen.

Kemudian PT KAI dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII dengan kepemilikan saham masing-masing 25 persen, dan PT Jasa Marga Tbk dengan kepemilikan saham 12 persen.

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Setop BUMN Andalkan APBN, Bagaimana Faktanya?

Baca juga: China Bahkan Amerika Serikat Mengaku Rugi!, Ini Daftar Negara Merana Gegara Kereta Cepat

Konsorsium PSBI memiliki saham sebesar 60 persen di KCIC.

Sedangkan sisanya 40 persen dimiliki oleh konsorsium BUMN China yaitu Beijing Yawan HSR Co.Ltd.

Pemerintah sebelumnya berjanji jika proyek tersebut tidak akan menggunakan uang negara.

Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi pada Kamis (4/11) lalu menyampaikan struktur pembiayaan KCJB adalah 75 persen dari nilai proyek dibiayai oleh CDB serta 25 persen dibiayai dari ekuitas atau dana yang dimiliki konsorsium.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved