BATAM TERKINI
Rakor Tertutup Pemko Batam dengan FKPD, Bahas Persoalan Buruh hingga Pemulangan PMI
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengungkap 7 poin penting dalam rakor bersama FKPD yang digelar secara tertutup.
ANTRE Hingga Akhir Tahun
Dampak covid-19 varian Omicron yang terdeteksi di Malaysia sebelumnya mulai dirasakan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Mereka terpaksa masuk daftar antrean untuk bisa masuk ke Batam, Provinsi Kepri dan pulang ke kampung halamannya.
Jumlahnya pun fantastis. Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan mengungkap jika terdapat 7 ribu PMI yang menunggu antrean untuk bisa dipulangkan hingga 31 Desember 2021.
Mereka keluar dari Malaysia melalui dua pelabuhan di sana.
Yakni Pelabuhan Stulang Laut dan Pelabuhan Pasir Gudang Johor.
Ribuan PMI yang masuk daftar antre untuk bisa pulang ke tanah air ini bukan tanpa alasan.
Pengetatan pintu masuk serta lamanya masa karantina menjadi 10 hari tak imbang dengan kapasitas tempat karantina yang ada di Batam diketahui menjadi penyebabnya.
Sigit menjelaskan, jika sesuai arahan pemerintah pusat, masa karantina bagi PMI dari luar negeri diperpanjang menjadi 10 hari.
Baca juga: Singapura Pecah Rekor, Kasus Baru Covid-19 Turun Meski Masih Ratusan Dalam Sehari
Baca juga: Ribuan PMI Asal Malaysia Antre Masuk Batam hingga Akhir Tahun, Imbas Covid-19 Varian Omicron
Tujuannya tak lain untuk mencegah masuknya virus corona varian baru B.1.1.529.
Perpanjangan masa karantina ini diatur dalam surat edaran satgas penanganan Covid-19 No 23 tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan Internasional yang berlaku mulai Jumat (3/12/2021).
Hal ini merupakan keputusan hasil rapat koordinasi tingkat menteri pada tanggal 1 Desember 2021 lalu.
"Saat ini PMI yang sudah mendaftar untuk dipulangkan dari Malaysia melalui Batam, di dua pelabuhan di Malaysia yakni pelabuhan Stulang Laut Malaysia dan pelabuhan Pasir Gudang Johor Malaysia, sebanyak 7.000 orang," ungkap Sigit.
Ia menjelaskan, sesuai hasil rapat koordinasi antara tim satgas covid-19 dan Pemko Batam, disepakati penambahan tempat karantina yang dapat menampung hingga 1.800 orang.
Untuk tempat karantina PMI di Kota Batam terpusat pada tiga rusun di Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wawako-batam-amsakar-achmad-soal-rakor-tertutup-dengan-fkpd.jpg)