LINGGA TERKINI
WASPADA Cuaca Ekstrem! Selain Banjir Rob, Gelombang Laut Rusak Sampan dan Pondok Daerah Ini
Tidak hanya banjir rob, cuaca ekstrem gelombang laut bahkan merusak sampan dan pondok warga pesisir.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Diimbau kepada pengguna jalan atau masyarakat selalu hati-hati, agar tidak tekena imbas air laut yang naik ke darat," kata Thomas.
Warga pun berencana akan membersihkan sampah yang berserakan di jalan tersebut, ketika air laut mulai surut.
Selain di Lingga, banjir rob juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan dan sejumlah daerah di Pulau Jemaja.
TERJANG 6 Kecamatan
Air laut pasang atau banjir rob sebelumnya menggenangi puluhan rumah warga di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Selasa (7/12/2021).
Banjir rob hampir menggenangi seluruh bagian pesisir atau rumah warga di muara sungai.
Dari informasi yang TribunBatam.id himpun, wilayah yang terdampak banjir rob, yakni di daerah wilayah Kecamatan Singkep, Kecamatan Singkep Pesisir, Kecamatan Singkep Barat.
Kemudian Kecamatan Lingga, Kecamatan Senayang dan Kecamatan Selayar.
Salah satunya dari daerah Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep juga turut terdampak banjir rob.
Bahkan salah satu rumah terpaksa harus memindahkan barang perabotan, akibat air laut yang sudah memasuki rumahnya.
"Kami bantu pindahkan barang-barang ada satu rumah masuk air. Kayaknya besok akan pasang lagi," kata salah seorang warga, Toni kepada TribunBatam.id.
Baca juga: Feri Tanjung Pinjang Tujuan Anambas Tak Berangkat Dampak Cuaca Buruk Akhir Tahun
Baca juga: BREAKINGNEWS: Batam Hujan Disertai Angin Kencang Sejak (31/3) Dini Hari, AWAS Banjir dan Air Pasang!
Pantauan lain di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep juga sejumlah rumah warga ikut terendam banjir.
Meski tidak sampai masuk di dalam rumah, namun dari TribunBatam.id, air laut yang masuk di kawasan dua unit rumah mencapai hingga ketinggian pinggang orang dewasa.
Bahkan, beberapa warga yang sudah sering melihat fenomena akhir tahun ini memprediksi, bahwa air laut pada besoknya Rabu (8/12/2021) akan lebih tinggi lagi.
"Dia ada 3 hari biasanya air laut pasang. Hari ini hari kedua air laut masuk, besok kemungkinan lebih dalam lagi," kata Aw, yang merupakan warga Kampung Suak Rasau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/waspada-cuaca-ekstrem-di-kepri.jpg)