Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Harga Daging Ayam Potong Melambung Jelang Natal dan Tahun Baru, Ini Penyebabnya

Pedagang daging ayam potong di Pasar Bestari Bintan Centre Tanjungpinang sebut, kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak November lalu

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Penjual daging ayam potong di Pasar Bestari Bintan Centre, Kota Tanjungpinang tengah melayani pembeli, Minggu (12/12/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, harga daging ayam potong per kilonya di pasaran terus merangkak naik.

Kenaikan harga daging ayam potong ini lazim terjadi saat perayaan hari besar dan jelang akhir tahun.

Padahal kebutuhan pangan masyarakat yang satu ini terbilang paling banyak diburu kaum ibu-ibu dan para pedagang warung nasi.

Pantauan Tribun Batam di Pasar Bestari Bintan Centre Tanjungpinang, terlihat sejumlah pengunjung membeli daging ayam dengan takaran sedikit dari biasanya. Meski begitu pedagang pun tetap melayani.

Seorang penjual daging ayam potong, Amek membenarkan, daging ayam potong mengalami kenaikan harga jelang Natal dan Tahun Baru.

"Untuk harga jual daging ayam ada kenaikan bang, dari harga semula Rp 38.000 dan sekarang sudah Rp 40.000 per kilonya," ujarnya, Minggu (12/12/2021).

Dijelaskannya, kenaikan harga daging ayam potong sudah terjadi sejak satu minggu terakhir, lantaran mengikuti harga distributor yang juga turut naik.

"Kita hanya ikut harga saja bang. Kalau dari sananya naik, tentu kita juga harus naik. Kan gak mungkin kita malah buat harga tetap," jelasnya.

Baca juga: Pedagang di Batam Ikut Menjerit, Harga Bahan Pokok Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Satgas Pangan Polda Kepri Bakal Cek Harga Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

Hal senada juga dikatakan pedagang lainnya, Leonardo.

"Harga daging ayam potong sejak bulan November sudah naik secara perlahan. Mulai dari Rp 35.000, sekarang Rp 40.000," terangnya.

Ia menyebut, penyebab naiknya harga daging ayam potong, karena stok daging ayam di Tanjungpinang sudah kosong. Sehingga kini suplainya dari Batam.

"Kalau saya datangkan daging ayam dari daerah Kijang, itu pun supply dari Batam, karena stok di Tanjungpinang kosong," paparnya.

Menurutnya, harga daging ayam diperkirakan akan melonjak naik lagi hingga berkisar Rp 42.000.

"Biasanya masih akan naik lagi saat perayaan Natalnya sampai Tahun Baru. Harga mentoknya biasa Rp 42.000 perkilo," pungkasnya. (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved