Jumat, 17 April 2026

Virus Covid-19 Varian Omicron Ancam Dunia, 37.000 WNI Tetap ke Luar Negeri

Meski saat ini varian omicron mengancam dunia, tercatat 37.214 WNI sudah terbang ke keluar negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2022.

foto kompas
Meski saat ini varian omicron mengancam dunia, tercatat 37.214 WNI sudah terbang ke keluar negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru 2022. Ilustrasi varian baru virus Covid-19, Omicron 

"Bapak Presiden mengundang Pangdam, Kapolda, gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia untuk percepatan vaksinasi. Karena sekarang yang belum divaksin semakin sedikit, tapi juga lokasinya makin di pinggiran makin di pelosok begitu," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).

Vaksinasi, lanjut Pratikno, menjadi penting untuk melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19.

Saat ini pemerintah sedang menggesa vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

Pemerintah menargetkan 28,6 juta anak divaksin dan sudah dimulai serentak di beberapa kota di 11 provinsi mulai Selasa (13/12/2021) lalu.

Menyikapi masuknya varian omicron ke Indonesia, Presiden Jokowi mengatakan hal itu memang sudah diprediksi dan suli dielakkan.

Pasalnya varian Omicron memiliki karakter penularan yang sangat cepat.

"Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat," kata Jokowi dalam pernyataan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (16/12/2021).

Jokowi mengatakan, yang bisa dilakukan pemerintah saat ini adalah berusaha meminimalisir penularan lokal tidak meluas.

"Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik. Kita pertahankan agar kasus aktif tetap rendah, tingkat penularan kita awasi agar bertahan di bawah satu jangan sampai itu melonjak lagi," katanya.

Jokowi mengatakan, kewaspadaan sangatlah penting, namun jangan sampai membuat panik.

Varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama yang sudah mendapatkan vaksin.

"Oleh sebab itu saya minta kepada warga yang belum mendapatkan dua kali vaksin atau baru sekali, segeralah vaksin," ujarnya.

Jokowi juga meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Meski situasi di dalam negeri sudah mendekati normal, saudara saudara semuanya jangan kendor menerapkan prokes. Tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan untuk Pemda saya minta agar testing dan tracing, kontak erat digencarkan lagi, ditingkatkan lagi," katanya. (tribun network/ham/fik/rin/den/dod)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved