HOBI
Pencinta Burung Catat! Ini Bahaya Mengirim Hewan Peliharaan dari Pos
Mengirim burung hidup melalui pos bukan keputusan yang baik, karena memiliki risiko buruk pada burung. Semua jenis burung adalah makhluk yang cerdas
TRIBUNBATAM.id -Burung, baik itu untuk jenis kicau maupun hiasan adalah hewan peliharaan yang sangat populer di penjuru dunia.
Di Indonesia sendiri sangat banyak penggemar burung, komunitas dan gelaran acara yag rutin digelar.
Banyaknya peminat akan hobi satu ini banyaknya peternak dan pedagang nyaris semua jenis burung.
Hal yang membuat berbeda adalah, jika dulu transaksi dilakukan tatap muka kini jual beli burung peliharaan jamak dilakukan via online.
Dengan meluasnya pangsa pasar hobi burung peliharaan, tentu ada hal-hal yang wajib diperhatikan.
Biasanya ada transaksi jual beli burung yang dilakukan antarpulau atau kota.
Burung-burung itu pun kemudian dikirim menggunakan jasa pos atau pengiriman paket.
Baca juga: Jauhkan dari Hewan Peliharaan, 5 Jenis Tanaman Hias Ini Beracun dan Sangat Berbahaya
Baca juga: Sebenarnya, Seberapa Sering Kucing Peliharaan Harus Dimandikan?
Namun, bolehkah mengirim burung melalui pos? Apakah berisiko pada kondisi fisik dan psikologis burung?
Dilansir dari The Spruce Pets, Senin, (20/12/2021), mengirim burung hidup melalui pos bukan keputusan yang baik, karena memiliki risiko buruk pada burung.
Semua jenis burung, terutama burung beo, adalah makhluk yang sangat cerdas dan sensitif.
Beberapa spesies burung beo telah diuji dan ditemukan memiliki kapasitas mental serta emosional seperti anak kecil.
Tentu saja, Anda tak mungkin menempatkan seorang anak kecil di dalam kotak gelap dan mengirimkannya ke lokasi baru, mengambil beberapa jam, bahkan berhari-hari bagi mereka untuk tiba di lokasi tujuan.
Selain itu, burung dikenal mudah stres sehingga mengirimkannya melalui pos sangat berbahaya, bahkan berakibat fatal bagi hewan terbang ini.
Stres secara drastis dapat menurunkan respons kekebalan burung sehingga lebih rentan terhadap penyakit.
Burung juga akan menolak makan sehingga menyebabkan penurunan berat badan dengan cepat dan ancaman kematian, terutama pada burung muda.
Baca juga: Irfan Hakim Ungkap Biaya Pakan Peliharaan, Rencanakan Buat Kandang Burung Panjang Ratusan Meter
Baca juga: Kesedihan Panji Petualang Lihat Biawak Peliharaan Dimakan Golden King Kobra: Harganya Sejuta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/burung-lovebird-kusumo.jpg)