Minggu, 26 April 2026

Incheon dan Konsorsium BUMN Kelola Bandara Hang Nadim Batam, Ini Kata Menko Airlangga

Bandara Hang Nadim Batam segera menjalani renovasi dan pembangunan terminal baru setelah ada PKS antara BP Batam dengan konsorsium, termasuk Incheon

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Hening Sekar Utami
Konferensi pers BP Batam di Hotel Radisson tentang penandatanganan PKS pengembangan Bandara Hang Nadim, Selasa (21/12/2021). Proyek ini akan dikerjakan Incheon Korsel dan konsorsium BUMN di Indonesia 

PT Bandara International Batam, sebagai pengelola bandara ke depannya, menyatakan akan berupaya untuk memenuhi target-target tersebut.

Menurut Dirut PT Bandara International Batam, Pikri Ilham Kurniansyah, skema KPBU, maka pihak konsorsium wajib mendesain, membiayai dan membangun bandara tersebut.

Nantinya, aset yang dikelola ini akan dikembalikan ke BP Batam setelah masa konsesi selesai.

"Target-target itu tentunya menjadi keharusan kami untuk direalisasikan. Kami harus capai target itu untuk bisa mengembalikan dana pembangunan," ujar Pikri.

Skema Bagi Hasil

Sementara itu, terkait pembagian pendapatan antara konsorsium dengan BP Batam, Rudi mengaku hal tersebut masih akan dibahas dalam perjanjian kerja sama tersebut.

Namun demikian, ada beberapa manfaat yang akan didapatkan oleh BP Batam dan Batam secara keseluruhan.

"Masih akan kami bahas, nanti akan diumumkan finalnya PKS ini. Dalam enam bulan atau kurang, mudah-mudahan sudah bisa mulai membangun," ujar Rudi.

Beberapa manfaat ekonomi yang bisa diperoleh Batam, salah satunya yaitu mampu menarik investasi swasta untuk pengembangan dan pembangunan Bandara Hang Nadim sebesar kurang lebih Rp 6,9 triliun.

Kemudian meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam melalui pembukaan rute internasional.

Ditargetkan pada akhir masa konsesi tahun 2047, pergerakan penumpang internasional dapat mencapai 1,5 juta orang. Sedangkan pergerakan penumpang domestik akan mencapai 39,1 juta.

Efisiensi dalam hal pengelolaan pergerakan barang dan penumpang dengan menerapkan manajemen pengelolaan baru hasil transfer of knowledge dan best practice dari Incheon International Airport Corporation.

Pembangunan ini juga dapat menumbuhkan industri dan kegiatan pendukung lainnya sebagai multiplier effect dari kerja sama pengembangan bandara dan akan membuka lebih luas lapangan kerja.

Diprediksi lapangan kerja di bidang konstruksi akan menyerap tenaga kerja kurang lebih 3.250 orang.

"Kami akan membuat Batam ini menjadi candradimuka bagi SDM Indonesia di bidang aviasi dan kebandaraan. Dipastikan kami tidak akan impor SDM luar negeri terlalu banyak," tambah Dirut PT Bandara International Batam, Pikri Ilham Kurniansyah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved