Rabu, 29 April 2026

BERITA SINGAPURA

Singapura Selidiki Penyebab Kebakaran Flat, Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Mencekam

Singapura sedang menyelidiki penyebab kebakaran flat di kawasan Yishun, Minggu (19/12/2021).

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa/ Street Times via Shin Min Daily News
Potret bekas kebakaran di apartemen/flat di kawasan Yishun, Singapura, Minggu (19/12/2021). 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Warga Singapura sempat dibuat geger pada Minggu (19/12/2021) sore waktu setempat.

Itu setelah flat di kawasan Yishun terbakar.

Seorang pria dilaporkan terluka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Khoo Teck Puat.

Petugas kebersihan, Hamid mengatakan, pria yang ditaksir berumur 30-an tahun itu melompat keluar dari lantai dua untuk menghindari kobaran api.

Hamid awalnya mencoba menolong pria tersebut dengan meletakkan sofa di bawah.

Sayangnya, Hamid kalah cepat. Pria tersebut sudah jatuh ke tanah tak lama setelah sofanya dipindahkan.

"Saya melihatnya tergantung di luar jendela, menangis dan meminta tolong. Saya mencoba apa pun untuk bisa membantunya," ujar pria 34 tahun itu.

Baca juga: Tim Labfor Bakal Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Diskominfo dan Inspektorat Natuna

Baca juga: Singapura Dipuji Dunia Internasional, Kalahkan 4 Negara Eropa Gegara Ini

Saksi mata lain menyebutkan jika ia terbangun ketika mencium bau asap.

Ia juga sempat mendengar suara keras disertai asap yang banyak.

"Saya dan suami bergegas turun. Kami berhenti selama beberapa menit di luar unit lantai dua untuk memeriksa apakah tetangga kami ada di rumah tetapi tidak ada yang membukakan pintu.

Kebakaran tersebut melibatkan isi dapur," sebutnya.

Panas dari api menurutnya begitu kuat sehingga melelehkan kompresor AC-nya dan menghitamkan dapur dan halaman servisnya.

"Suami saya dan saya berencana untuk pindah ke flat Build-to-Order bulan depan. Sekarang kami harus berurusan dengan tagihan tambahan untuk memperbaiki kerusakan karena kami baru tahu bahwa asuransi flat telah kedaluwarsa," katanya seraya menambahkan bahwa flat itu milik pamannya.

Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) yang langsung bergerak ke lokasi kejadian mendapat informasi tentang kebakaran itu sekira pukul 13.50 waktu setempat.

Tepatnya pada Blok 512A Yishun Street 51.

Setidaknya 50 orang telah dievakuasi dari rumah mereka sebelum kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Baca juga: Singapura vs Indonesia Live RCTI 19.30 WIB, Hanis Sagara: Lawan Singapura Harus Kerja Keras

Baca juga: KEBAKARAN DI BATAM - Sebuah Rumah di Bengkong Indah Terbakar, Diduga karena Korsleting

Street Times mengabarkan, satu hari setelah kejadian atau Senin (20/12) tujuh teman pria yang terluka menghabiskan sedikitnya delapan jam untuk membersihkan flat tiga kamarnya.

Seorang ibu rumah tangga yang hanya ingin dikenal sebagai Madam Ida, 40, mengatakan temannya, seorang pengantar barang, tidak pernah ragu untuk membantu orang lain tidak peduli seberapa jauh mereka.

Semua 12 lantai di atas flat juga memiliki bekas kebakaran.

Di antara mereka yang paling terpengaruh adalah warga M. Lum (27), yang menyewa flat tepat di atas unit di lantai tiga.

Saat ini, SCDF sedang menyelidiki penyebab kebakaran.

CARA Singkat Atasi Kebakaran di Dapur

Saat sedang menggoreng tiba-tiba wajan terbakar, jangan pernah padamkan pakai air!

Menyiram air pada minyak yang sedang terbakar hanya berakibat fatal, karena api akan menyebar dan membakar lebih besar.

Bisa-bisa dapur dan rumah anda habis terbakar.

Jadi bagaimana seharusnya menjinakkan api di dapur?

Baca juga: 4 Fakta Unik Stadion Nasional Singapura Venue Derby Melayu Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Baca juga: Singapura Buat Rencana Darurat Atasi Covid-19 Varian Omicron, Deteksi 16 Kasus

Saat wajan berisi minyak terbakar, yang pertama dilakukan adalah matikan kompor.

Jaga jarak antara tubuh anda dengan api.

Kemudian ambillah kain atau karung basah lalu tutup di atas wajan.

Pastikan kain lebih besar dari wajan dan menutup semua badan wajan hingga api mati.

Cara kedua, dengan menutup menggunakan wajan atau wajah lain yang lebih kecil dari wajan yang terbakar.

Guna menutup wajan ini adalah menghentikan aliran oksigen, sehingga api dengan mudah padam.

Semoga bermanfaat!(TribunBatam.id) (Strait Times)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Singapura

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved