BATAM TERKINI
Masjid Agung Batam Center Bocor, Tahun Depan Bakal Direvitalisasi
Kondisi Gedung Masjid Agung Batam Center kini memprihatinkan karena beberapa bagian di tempat ibadah ini mengalami kerusakan dan tidak terawat.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kondisi Gedung Masjid Agung Batam Center kini memprihatinkan karena beberapa bagian di tempat ibadah ini mengalami kerusakan dan tidak terawat.
Seperti, kebocoran atap, keramik lepas, air tidak mengalir bahkan di dinding Koridor masjid ditumbuhi pohon beringin.
Padahal, masjid tersebut merupakan salah satu ikon kota Batam yang fenomenal.
Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan, amburadulnya fasilitas di masjid memang sudah dirasakan sejak lama.
"Kita maklumi la sekarang. Kita kan menunggu anggaran. Untuk revitalisasi sudah dianggarkan tahun depan. Yang penting jamaah di dalam itu bisa lebih nyaman," ujarnya beberapa waktu lalu.
Diakuinya revitalisasi Masjid Agung sudah diusulkan pada anggaran 2022. Padahal ncana revitalisasi itu sudah direncanakan sejak lama.
Namun, karena pandemi Covid-19 revitalisasi itu tertunda. Ia juga meminta agar masyarakat memaklumi kondisi masjid saat ini.
"Ini sudah dibicarakan oleh pak Wali. Nanti masjid juga akan dibangun lebih bagus. Ya, hampir sama dengan masjid Sultan yang ada di Tanjung uncang," katanya.
Baca juga: 11 Jenazah Tiba di Batam, PB2MI Nyatakan Perang Terhadap Sindikat Penempatan PMI Ilegal
Baca juga: Ketua Umum DPN Peradi Prof Otto Hasibuan Bakal Lantik DPC Peradi Batam
Ia melanjutkan kerusakan yang ada di masjid saat ini belum bisa dibenahi sebab hal itu sepenuhnya ditangani oleh Pemko Batam.
"Kalau itu Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) la yang berwenang," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengatakan, revitalisasi Masjid Raya Batam merupakan lanjutan program tertunda yang bakal dilaksanakan tahun depan. Revitalisasi Masjid Raya Batam membutuhkan anggaran mencapai Rp 210 miliar.
Rencananya, revitalisasi dimulai pada tahun 2022 dengan mekanisme tahun jamak atau multiyears selama tiga tahun ke depan.
"Tahun depan direncanakan sudah mulai dibangun. Pembangunan secara multiyears selama tiga tahun. Mulai dari tahun 2022 sampai tahun 2024 nanti,” kata Suhar, Jumat (24/12/2021).
Adapun di tahun pertama pembangunan anggaran yang dikucurkan yakni sebesar Rp 63 miliar. Lalu Rp 94 miliar di tahun 2023 dan Rp 53 miliar di tahun 2024 atau di akhir pembangunan. Anggaran ini bersumber dari APBD Kota Batam.
“Saat ini kita lagi persiapan untuk konsultan managemen kontruksi. Selanjutnya baru proses lelang. Sehingga di Mei tahun 2022 sudah mulai proses pembangunan,”ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/goro-masjid-raya_20170919_192631.jpg)