STOP ke Luar Negeri! Varian Omicron Indonesia Tambah 21 Kasus, Terbanyak dari Arab dan Turki
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali mengumumkan tambahan 21 kasus Covid-19 varian Omicron. Seluruhnya imported cases atau kasus impor.
Muhadjir Effendy mengatakan sejauh ini transmisi lokal varian Omicron masih dapat dikontrol.
"Transmisi lokal masih bisa dikontrol, belum sampai berkembang biak, semua masih terkendali," ucap Muhadjir.
Sementara itu, Menkumham Yasonna H Laoly mengatakan, Imigrasi akan membatasi WNA yang masuk Indonesia.
"Kita akan terus memperketat, khususnya orang-orang asing dari daerah-daerah yang negara itu ada Omicron-nya," katanya.
"Perbatasan kita juga, seperti dari Malaysia, akan kita tingkatkan. Tidak hanya itu, kita juga berharap seperti arahan bapak presiden, warga negara Indonesia juga kalau boleh tolong kalau enggak urgent mengurangi bepergian ke luar negeri supaya jangan terekspose," katanya.
Stop ke Luar Negeri
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, karena Omicron kini telah dimasukkan dalam kategori varian yang menjadi perhatian atau Variant of Concern (VoC), maka selayaknya harus dianggap berbahaya.
"Begitu satu varian dimasukkan dalam kategori Variant of Concern, berarti ada hal yang serius yang berbahaya, termasuk Omicron ini," kata Dicky.
Dicky menyebut, meskipun Omicron hanya menimbulkan gejala ringan pada penderitanya, namun tetap harus diwaspadai.
Hal itu karena memiliki sifat mudah menular dibandingkan varian pendahulunya, termasuk Delta.
Saat varian Delta masih menyebar.
Ditambah munculnya Omicron, akan menciptakan penyakit yang lebih parah bagi kelompok berisiko, seperti kelompok lanjut usia (lansia) dan yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).
Hal inilah yang terjadi di beberapa negara di Eropa serta Amerika Serikat (AS).
Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko berharap pemerintah segera menghentikan perjalanan luar negeri.
Menurut dia, semakin banyak perjalanan mancanegara yang diizinkan pemerintah, maka semakin besar peluang varian Omicron menjamah berbagai wilayah.
"Orang-orang jangan bertambah lagi yang ke luar negeri. Sekarang kan yang ke luar negeri terus bertambah, jadi menakutkan," ujar Miko. (Tribun Network/fah/fit/wly)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/varian-baru-virus-covid-19-omicron.jpg)