Breaking News:

KEPRI TERKINI

Kepri Ekspor 50,3 Ton Komoditas Pertanian Senilai Rp 1,2 Triliun di Akhir Tahun 2021

34 provinsi di Indonesia secara serentak mengekspor hasil pertanian di akhir tahun 2021. Totalnya 1,3 juta ton, dengan nilai Rp 14,4 triliun

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengikuti kegiatan Gebyar Ekspor tutup tahun 2021 secara virtual 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad mengikuti kegiatan Gebyar Ekspor tutup tahun 2021 secara virtual di Kawasan Tunas Satu Industri, Batam Centre, Kota Batam. Tepatnya di kawasan PT Asia Cocoa Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan RI dengan tujuan agar seluruh provinsi di Indonesia sama-sama tergerak untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas ekspor yang ada.

Melalui kegiatan itu, secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia mengekspor sebanyak 1,3 juta ton komoditas hasil pertanian senilai Rp 14,4 triliun.

Kegiatan ini dilakukan di 34 titik pintu ekspor di 34 provinsi, termasuk di Kepri.

Komoditas pertanian yang diekspor melalui Kepri totalnya sebanyak 50,3 ribu ton, dengan nilai sebesar Rp 1,2 triliun.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berharap kegiatan ini menjadi angin segar di akhir tahun bagi dunia eksportir yang ada di Kepri.

Di tahun berikutnya, diharapkan jumlah yang diekpor bisa meningkat serta diimbangi dengan pundi-pundi rupiah yang melimpah. Sehingga bermuara pada terwujudnya masyarakat Kepri yang sejahtera.

"Terimakasih kepada para eksportir dan pihak kepolisian. Begitu juga kepada pihak Bea Cukai. Dalam meningkatkan ekspor di daerah, kita semua memang harus bersinergi, saling bekerja sama agar semua tujuan bersama bisa dicapai," kata Gubernur dalam kesempatan tersebut, Jumat (31/12/2021) lalu.

Baca juga: DAFTAR Kepala OPD Pemprov Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Lantik 619 Pejabat Eselon

Baca juga: Gubernur Kepri Serahkan Bantuan Ambulans, Ungkap Batam Miliki Anggaran Fantastis

Menurut Gubernur, pekerjaan ekspor menjadi unsur penting dalam upaya mengembalikan kejayaan perekonomian tanah air, terutama di Kepri.

Diketahui, sebagai daerah kelautan, usaha industri di Kepri cukup mendominasi dalam dunia ekspor impor.

Namun demikian, Ansar menilai, sektor pertanian meskipun tidak terlalu signifikan, atau hanya 3,2 persen, namun memiliki andil dalam perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor impor.

"Andil sektor pertanian kita di dunia ekspor hanya 3,2 persen. Ke depan kita tingkatkan lagi dari segi kualitas dan kuantitas. Meskipun kecil, tapi jelas bahwa sektor pertanian telah memberi andil di dunia ekspor kita," ujar Ansar.

Gubernur Kepri itu mengajak seluruh unsur pemerintah yang bersinggungan dengan dunia pertanian senantiasa memberikan dukungannya. Mendukung sejak dari sejak on farm sampai dengan off farm.

"Saat ini dunia ekspor kita berada di urutan ke 4 di bawah Jatim, Riau dan Sumut. Ke depan kita yakin bisa lebih unggul dari provinsi lain. Selama kita kompak, konsisten dan serius mengelola sektor ini," kata mantan anggota komisi V DPR RI ini. (*/tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved