Breaking News:

Kisah Nelayan di Karimun Selamat Dari Ancaman Maut

Satpolairud Polres Karimun berhasil mengevakuasi seorang nelayan di Karimun yang mengalami perahu bocor di tengah laut saat cuaca ekstrem, Selasa(4/1)

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Kisah Nelayan di Karimun Selamat Dari Ancaman Maut. Foto personel Satpolairud Polres Karimun mengevakuasi seorang nelayan yang mengalami perahu bocor di tengah laut, pada Selasa (4/1/2021) dini hari 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Seorang nelayan di Karimun bernama Putra Hanafiah mengalami peristiwa tak mengenakkan di laut.

Dia hampir saja tenggelam bersama perahunya yang mengalami kebocoran. Saat itu air sudah masuk ke dalam perahunya.

Ditambah lagi, cuma dia sendirian berada di tengah laut dengan kondisi cuaca yang malam itu sedang tak bersahabat. Dengan angin kencang dan ombak tinggi.

Putra sempat panik. Beruntung pertolongan segera datang sebelum kondisi lebih parah terjadi kepadanya.

Satpolairud Polres Karimun mengirim timnya ke perairan Pulau Mudu, Karimun pada Selasa (4/1/2022) dini hari setelah mendapat laporan dari keluarga Putra.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menjelaskan kronologi kejadian.

"Saat kejadian cuaca sedang ekstrem, dan angin kencang. Saat itu korban melaut sendiri, sehingga pihak Satpolairud langsung melakukan upaya penyelamatan," ucap AKBP Tony Pantano.

Dalam proses pencarian, pihak Satpolairud sempat mengalami kendala karena cuaca buruk. Apalagi proses evakuasi berlangsung pada malam hari.

Baca juga: Nelayan Anambas Bingung Kuota BBM Tak Pernah Cukup, Bupati: Banyak Bersyukur

Baca juga: Gubernur Kepri Janji Bakal Dorong Kesejahteraan Nelayan

"Penyelamatan korban cukup sulit karena selain angin kencang dan ombak tinggi, jarak pandang pada malam hari tentunya juga menjadi hambatan berbeda seperti siang hari," terangnya.

Setelah beberapa waktu melakukan upaya pencarian, korban berhasil ditemukan.

"Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan telah kami kembalikan kepada pihak keluarga," tambahnya.

Terkait kejadian ini, Kapolres Karimun itu tak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat yang akan melakukan aktivitas di laut agar selalu memperhatikan faktor cuaca terlebih dahulu.

Selain itu, diusahakan jangan melakukan aktivitas melaut sendiri, serta tetap menggunakan alat keselamatan.

"Bagi masyarakat dan nelayan yang akan melakukan aktivitas di laut agar lebih berhati-hati karena akan membahayakan diri sendiri. Apa lagi faktor cuaca yang tidak menentu jadi tetap membawa alat seperti life jacket. Larangan dan imbauan seperti ini kami lakukan supaya tidak terjadi korban laka laut kembali," pungkasnya. (Tribunbatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved