Breaking News:

Semester Genap, Siswa di Anambas Akan Belajar Tatap Muka 100 Persen

Kepala SMPN 1 di Anambas, Siti Hajar mengatakan, belajar tatap muka di sekolahnya akan dilakukan setiap hari, kecuali hari libur nasional

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Semester Genap, Siswa di Anambas Akan Belajar Tatap Muka 100 Persen. Foto ilustrasi. Murid di SDN 003 Tarempa Anambas belajar tatap muka di hari pertama masuk sekolah, Jumat (5/2/2021). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas mengeluarkan surat edaran terkait proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Surat edaran Nomor 2236/Disdikpora/12.2021 itu tentang penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tahun 2022, awal semester genap.

Adanya edaran terkait PTM ini segera disikapi pihak sekolah.

“Belajar tatap muka kita akan lakukan setiap hari, kecuali pada hari libur nasional tidak ada aktivitas belajar dan mengajar,” ucap Kepala Sekolah SMPN I, Siti Hajar, Jumat (7/1/2022).

Menurut Siti, meskipun proses belajar digelar secara tatap muka, pihak sekolah tetap menerapkan peraturan protokol kesehatan secara ketat kepada pelajar dan guru.

“Prokes kita utamakan dan metode-metode proses belajar juga telah kita sampaikan kepada guru dan murid yang akan mengikuti PTM,” jelasnya.

Lanjutnya, pihak sekolah juga akan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

“Sejak pandemi melanda, sejumlah kegiatan-kegiatan sekolah menjadi terhambat dan tidak maksimal dalam pelaksanaannya,” kata Siti.

Baca juga: Anggota DPRD Batam Bakal Turun ke Sekolah, Awasi Belajar Tatap Muka 100 Persen

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Mulai Minggu Depan Siswa Batam Belajar Tatap Muka 100 Persen, Sehari Masuk 4 Jam

Di sekolah berbeda, yakni SMPN 2 Siantan, Karyono selaku Kepala Sekolah merasa senang dengan adanya surat edaran tersebut.

“Selain proses belajar mengajar sudah tatap muka, kita juga ingin pihak terkait agar dapat melihat kondisi sekolah kita yang letaknya di sekitar Sungai Sugi.
Karena jika musim hujan air meluap dan sering terjadi banjir yang mengakibatkan sekolah kita juga terkena dampaknya,” ucap Karyono.

Jika air pasang halaman dan ruang kelas SMPN 2 akan terendam air. Tentu akan menganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved