BERITA CHINA

Tiongkok Puji Sikap Keras Kazakhstan ke Pengunjuk Rasa, Presiden China: Sangat Bertanggung Jawab

Tiongkok mengapresiasi sikap Kazakhstan yang berani mengambil sikap keras ke pengunjuk rasa. Presiden China sampai mengeluarkan pernyataan resminya.

TribunBatam.id via Daily Express
Tiongkok memuji sikap berani pemerintah Kazakhstan dalam mengatasi pengunjuk rasa di negaranya. Foto kolase foto Presiden China Xi Jinping. 

DARURAT Nasional

Kazakhstan, negara pecahan Uni Soviet di Asia Tengah sedang membara.

Di sana, aksi protes berubah menjadi petaka. Kerusuhan melanda sebagian besar negara yang kaya akan sumber daya alam.

Kerusuhan di Kazakhstan juga menelan korban jiwa.

Sedikitnya 18 anggota pasukan keamanan dilaporkan tewas.

Polisi juga dilaporkan membunuh puluhan pengunjuk rasa.

Kronologi kerusuhan di Kazakhstan mulanya dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar yang sangat tajam di sana pada awal tahun.

Untuk diketahui, mayoritas warga Kazakshtan memiliki kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar gas cair (LPG).

Karena harga gas bumi global melonjak sejak tahun lalu, Pemerintah Kazakhstan mencabut subsidi harga bahan bakar gas di sana mulai 1 Januari 2022.

Akibatnya, harga bahan bakar menjadi melambung, warga tak sanggung membeli, dan pecahlah aksi protes yang dimulai di Provinsi Mangistau pada Minggu (2/1/2022).

Baca juga: China atau Tiongkok, Apakah Negaranya Berbeda?

Baca juga: CHINA Memang Beda, Tak Cuma Kuat di Militer& Ekonomi, Nyalakan Matahari Buatan Lebih Panas dari Asli

Aksi protes yang mulanya berjalan damai dengan cepat berubah menjadi kekerasan.

Pada Selasa (4/1/2022) malam waktu setempat, Reuters melaporkan bahwa polisi menggunakan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan massa di alun-alun utama Almaty.

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev juga mengumumkan keadaan darurat nasional.

Pada Rabu (5/1/2022), Tokayev menerima pengunduran diri kabinet pemerintah negara itu.

Perdana Menteri Kazakhstan Askar Mamin juga mengundurkan diri di tengah protes.

Namun, kerusuhan semakin menjadi-jadi di sana.

Pada Rabu malam, kerusuhan pecah di sejumlah kota di seluruh Kazakhstan.

Tokayev mengumumkan keadaan darurat nasional di seluruh negeri dan berlaku hingga 19 Januari 2022.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang China

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved