Selasa, 12 Mei 2026

Seberapa Bahaya Varian Omicron? Ini 5 Kabar Terbaru tentang Mutasi Virus Corona Itu

Masih banyak yang belum diketahui tentang Omicron dan kebenaran-kebenaran tentangnya. Tetapi sejumlah kabar baik memungkinkan manusia optimistis

Tayang:
Channel News Asia
Orang-orang memakai masker terlihat di Bandara Internasional Hongqiao di Shanghai, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id - Omicron berhasil menjadi perbincangan warga dunia sejak akhir 2021 silam hingga kini.

Varian terbaru Covid-19 itu mencuri perhatian karena sejumlah kemampuannya, salah satunya penularan.

Daya tular varian Omicron dianggap lebih mengerikan ketimbang varian Delta, yang justru banyak bukti sangat banyak merusak.

Varian Omicron pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan, dan telah menyebar di negara-negara lain.

Penyebarannya menyebabkan gelombang infeksi baru seperti di Turki, Australia, Singapura dan lain-lain.

Otoritas kesehatan Indonesia secara resmi juga sudah menyatakan sudah masuknya varian ini ke RI.

Masih banyak yang belum diketahui tentang Omicron dan kebenaran-kebenaran tentangnya.

Tetapi sejumlah kabar baik memungkinkan manusia optimistis membuka lembaran baru tahun 2022.

Baca juga: Omicron Bukan Penyakit Ringan, WHO Sebut Varian Ini Juga Bisa Membunuh Manusia

Baca juga: PERINGATAN! Masa Inkubasi Varian Omicron 3 Hari, Ini Gejala Harus Diwaspadai

Risiko lebih rendah

Semakin banyak bukti menunjukkan orang yang terinfeksi varian ini lebih rendah berisiko di rumah sakit.

Analisa pertama berasal dari Afrika Selatan, yang menunjukkan mereka yang terinfeksi Omicron lebih rendah jumlahnya mendapat perawatan di rumah sakit, dibandingkan pasien dengan varian lain pada periode sama.

Juga, setelah dirawat di rumah sakit, orang yang terinfeksi Omicron memiliki risiko gejala serius yang lebih ringan dibandingkan mereka yang terinfeksi Delta.

Kasus ini sepertinya disebabkan oleh semakin tingginya tingkat imunitas populasi.

Di negara lainnya, penelitian yang memisahkan antara mereka yang terinfeksi dengan Omicron dan jumlah pasien yang masuk ke ICU kemudian meninggal karena Covid-19 juga bisa menjadi gambaran.

Meski masih sulit menentukan apakah varian baru ini tidak terlalu menular atau apakah ini merupakan efek dari kekebalan populasi (efek infeksi sebelumnya dan vaksinasi), atau keduanya.

Baca juga: BTKLPP Batam Belum Temukan Varian Baru Covid Omicron di Kepri, Masih Alpha dan Delta

Baca juga: 5 Negara Sarang Varian Omicron, dari Amerika Serikat hingga India

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved