LINGGA TERKINI
TAHUN Ini, Trotoar di Dabo Singkep Bakal Ditata, Dapat Bantuan Rp 2 Miliar dari APBN
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Lingga berencana menata trotoar di ruas jalan kota Dabo, Kecamatan Singkep melalui Dinas PUPR.
Penulis: Febriyuanda |
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Lingga berencana menata trotoar di ruas jalan kota Dabo, Kecamatan Singkep melalui Dinas PUPR.
Rencana tersebut terpapar jelas saat kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) rencana penataan trotoar bundaran kota Dabo, oleh Bupati Lingga dengan OPD teknis, pejabat dan tokoh masyarakat setempat baru-baru ini.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan rencana-rencana besar dalam skala pembangunan secara permanen seperti ini, memang sangat perlu dilakukan forum-forum diskusi dengan tokoh-tokoh setempat.
Tentunya dia menyebutkan, dalam diskusi banyak masukan-masukan yang akan dijadikan referensi agar pembangunan nantinya memberikan manfaat untuk masyarakat.
"Ini penting, walaupun dalam perencanaan tim teknis, namun kita ada tokoh, tokoh agama masyarakat yang perlu kita dengar masukan-masukan, Ode dan gagasan agar pembangunan dlberjalan baik," kata dia.
Rencana besar penataan trotoar mulai dari titik nol kilometer, yang berada dekat bundaran taman kota Dabo.
Baca juga: DAFTAR 3 Lembaga Kesejahteraan Lansia di Bintan, Ajak Lansia Tetap Aktif di Masa Tua
Baca juga: BINTAN Miliki Potensi Besar Kembangkan Pertanian, Sulap 70 Hektare Jadi Area Bertani
Rencana ini akan disupport dana dari APBN melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau lebih kurang dari Rp 1 miliar.
Sedangkan penataan trotoar mulai perempatan Masjid Azulfa menuju implasemen timah (jalan perusahaan) akan dibangun dengan anggaran yang digelontorkan dari APBD Kabupaten sebanyak Rp 2 miliar.
"Untuk penataan wajah kota Dabo, ini dari APBD dimaksimalkan Rp 2 miliar. Dan Alhamdulillah teman-teman dari Dinas PUPR khususnya, dari APBN dibantu Rp 2 miliar mulai dari titik nol kilometer sampai Wisma Ria nantinya," kata Nizar.
Secara teknis, Kepala Dinas PUPR, Novrizal mengatakan ide dan gagasan atau dasar pemikiran tercetus penataan trotoar tersebut, selain padatnya mobilitas pemerintah daerah juga ingin menunjukkan identitas suatu kota, terkhusus kota Dabo.
"Mungkin ini bisa terwujud, bahwa masyarakat dari luar bisa tahu, oh ini kota Dabo, oh ini kota Dabo. Karena dari tahun ke tahun, kota ini begini saja. Dan insyaallah kami ingin ada suatu yang berubah. Maka ada rencana penataan trotoar dalam bentuk kawasan," kata Novrizal.
Rencana penataan, dilakukan dalam bentuk trotoar mulai dari titik nol kilometer.
Karena ruas jalan tersebut merupakan wewenang dari jalan nasional.
"Untuk 1 miliar kita maksimalkan dari titik nol sampai ke Wisma Ria. Dari sisi teknis sudah kami perhitungkan," jelas dia.
Kemudian pada depan masjid Azulfa, tanah kosong yang membelah jalan tersebut akan dibangun sebuah icon Dabosingkep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09012022bupati-lingga-muhammad-nizar.jpg)