Rabu, 29 April 2026

Meski Hasil Survei Masih Jadi Sosok Populer, Mayoritas Tolak Jokowi Pimpin 3 Periode

Menjelang Pilpres 2024, nama Presiden Joko Widodo masih menjadi top fo mind dalam percaturan kepemimpinan di Tanah Air.

ISTIMEWA
Menjelang Pilpres 2024, nama Presiden Joko Widodo masih menjadi top fo mind dalam percaturan kepemimpinan di Tanah Air. 

Sedangkan masyarakat di pedesaan 47,5 persen menolak Jokowi 3 periode.

Survei terbaru Indikator Politik Indonesia ini digelar pada 16 sampai 11 Desember 2021, melalui wawancara tatap muka kepada 1.220 responden yang dipilih secara acak.

Adapun respondennya adalah warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Margin of error survei ini diperkirakan sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan survei.

Prabowo Masih Tertinggi

Sementara itu, elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden masih berada di posisi tertinggi.

Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu berada di urutan teratas dari 33 nama capres potensial 2024, yakni di angka 22,4 persen.

Dengan pertanyaan simulasi 33 nama, ’jika pemilihan presiden diadakan sekarang siapa yang akan Anda pilih’, Prabowo berada di posisi teratas dengan elektabilitas 22,4 persen.

Dia mengungguli Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies yang berada di urutan kedua dan ketiga.

”Prabowo 22,4 persen, Ganjar 18 persen, Anies 15,8 persen," kata Burhanuddin.

Pun ketika dibuat simulasi 19 nama semi-terbuka, elektabilitas Prabowo tetap yang tertinggi yaitu 24,1 persen, disusul Ganjar 20,8 persen dan Anies 15,2 persen.

Begitu juga ketika dikerucutkan lagi menjadi tiga nama, Prabowo masih unggul dengan 35,4 persen, disusul Ganjar 31,6 persen, dan Anies 24,4 persen.

Namun demikian, kata Burhanuddin, tren elektabilitas Prabowo sebenarnya cenderung turun dalam sebulan terakhir.

Sedangkan Ganjar dan Anies justru naik.

Elektabilitas Prabowo pada bulan November 36,6 persen, sementara bulan ini 35,4 persen. Sementara Ganjar dari 31,3 persen menjadi 31,6 persen.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved