Bawa Uang Rp3,6 Miliar, Pengusaha ini Nyaris Jadi Korban Komplotan Pecah Kaca
Uang tunai sebesar Rp3,6 miliar yang baru diambilnya dari bank nyaris raib digondol komplotan pecah kaca di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes
Ringkasan Berita:
- Uang Rp3,6 miliar nyaris raib: Seorang pengusaha Brebes hampir menjadi korban komplotan pecah kaca usai mengambil uang miliaran rupiah dari bank.
- Digagalkan juru parkir: Aksi pelaku gagal setelah juru parkir meneriaki pelaku sehingga warga berdatangan dan pelaku panik.
- Polisi buru komplotan: Aparat masih memburu pelaku yang diduga merupakan sindikat spesialis pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan.
TRIBUNBATAM.id, BREBES – Nasib baik masih berpihak kepada Kliwon Alwawan, seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes.
Uang tunai sebesar Rp3,6 miliar yang baru diambilnya dari bank nyaris raib digondol komplotan pecah kaca di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes, Senin (15/6/2026) sore.
Sebelum kejadian, Kliwon mengaku sempat merasakan firasat tak biasa. Ia bahkan merasa curiga karena kendaraannya diduga dibuntuti pengendara sepeda motor usai keluar dari Bank BCA Brebes.
"Saya tadi dari BCA kemudian ke BTN, ambil uang Rp3,6 miliar," ujar Kliwon saat ditemui di Mapolres Brebes.
Korban yang mengendarai mobil Pajero Sport hitam kemudian memarkirkan kendaraannya di depan Bank Mandiri sebelum masuk ke Bank BTN untuk mengurus keperluan rekening.
Namun, saat korban berada di dalam bank, pelaku diduga langsung menjalankan aksinya. Salah seorang pelaku memecahkan kaca bagian belakang mobil dan mengambil bungkusan plastik berisi uang miliaran rupiah yang disimpan di dalam kendaraan.
Beruntung, aksi tersebut dipergoki Kusmayanti, seorang juru parkir yang bertugas di sekitar lokasi.
"Saya melihat ada orang memecah kaca mobil lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri... pencuri...," ungkapnya.
Teriakan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Situasi yang mendadak ramai membuat pelaku panik dan gagal membawa kabur uang tersebut.
Sebagian uang bahkan sempat tercecer di jalan sebelum akhirnya diamankan kembali. Para pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan.
Saksi lain bernama Jari mengaku sempat menaruh curiga terhadap seorang pria yang berada di atas sepeda motor Vario putih di sekitar lokasi kejadian.
"Saya sempat tanya menunggu siapa, Mas. Tapi belum sempat dijawab, dia langsung kabur setelah mendengar teriakan maling dari warga," katanya.
Tak lama setelah kejadian, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Polisi kini memburu pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Sumber: Tribunjateng.com
| Bak Rindu Jeruji Besi, 2 Residivis di Batam Gasak Uang THR Rp375 Juta dengan Modus Pecah Kaca |
|
|---|
| Residivis Spesialis Pecah Kaca Keok Ditangan Jatanras Polda, Diburu Hingga ke Jambi dan Tembilahan |
|
|---|
| Warga Batam Pelaku Utama Pecah Kaca Mobil Beraksi di Ponorogo, Dua Rekannya Masih DPO |
|
|---|
| Pengakuan Rizki Joki Pecah Kaca Mobil di Batam, Lagi Nganggur, Butuh Uang Demi Susu Anak |
|
|---|
| Satu Pelaku Pecah Kaca Mobil di Batam Meringis Usai Dapat Hadiah Timah Panas di Kaki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23092021aksi-pecah-kaca-di-sekupang-batam.jpg)