Breaking News:

INFO CUACA

INFO Cuaca di Wilayah Tanjungpinang Bintan dan Lingga Besok, Waspada Gelombang Tinggi

BMKG memprakirakan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang, Bintan dan sekitarnya pada Kamis (13/1) besok. Begitu pun untuk cuaca di Lingga. Berikut infonya

DOK TRIBUNWOW
INFO Cuaca di Wilayah Tanjungpinang Bintan dan Lingga Besok, Waspada Gelombang Tinggi. Foto Ilustrasi Info Cuaca di Kepri 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan.

Analisis dinamika, suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 10 Januari 2022 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau yang bernilai antara 1.0 s.d. 2.0°C.

Indeks ENSO terupdate masih bernilai -1.26 dan dalam kondisi La Nina lemah, sehingga secara umum berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian Selatan dan kurang berpengaruh di wilayah Kepulauan Riau. Diprakirakan kondisi La Nina Lemah - Moderat akan berlangsung hingga Mei - Juni - Juli 2022.

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.14 dalam kondisi netral. Diprakirakan kondisi cenderung netral hingga Juni 2022. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia termasuk wilayah Kepulauan Riau," ujar prakirawan BMKG Tanjungpinang, Khalid Fiqri Nugroho Isnoor, Rabu, (12/1/2022)

Ia menyebutkan, analisis per tanggal 10 Januari 2022 menunjukkan MJO berada dalam kondisi aktif di fase 8. Kondisi tersebut tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan awan konvektif di Indonesia terutama di wilayah Kep. Riau.

"Pada dasarian III Desember 2021 aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya didominasi angin baratan. Daerah belokan angin terdapat di bagian utara ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar barat daya Sumatera dan tenggara Nusa Tenggara Timur. Angin Monsun Asia kemudian semakin menguat dengan massa udara berasal dari Samudera Hindia hingga dasarian I Januari 2022,

Pola siklonal diprediksi terjadi di utara Sumatera dan utara Kalimantan bagian barat. Kondisi ini menyebabkan terjadinya belokan angin yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah sekitar ekuator, khususnya Pulau Bintan," terangnya.

Untuk prakiraan kelembapan udara lanjutnya, relatif (relative humidity) di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya dasarian I hingga III Januari 2022 untuk lapisan permukaan, 850, dan 700 mb diperkirakan di atas 80 - 90 %.

Baca juga: Polsek Sekupang Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Banjir Batam Masih Jadi Perhatian

Baca juga: Daeng Ucap Syukur, TNI - Polri Bantu Perbaiki Rumah Warga Terdampak Cuaca Ekstrem

Kondisi tersebut mengindikasikan cukupnya ketersediaan pasokan uap air di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan Cumulonimbus," ungkapnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO, IOD, dan MJO) kurang berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. Nilai SST yang hangat dengan anomali SST positif dapat meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif di wilayah Pulau Bintan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved