Breaking News:

ABK Kapal Asing Terpapar Covid, Tim SAR Gabungan di Natuna Bantu Peralatan Medis

Tim SAR Gabungan di Natuna melakukan pengecekan kesehatan terhadap ABK kapal asing yang memerlukan bantuan medis. Didapat hasil ABK itu kena covid

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Muhammad Ilham
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kabupaten Natuna bersama Satgas Covid-19, TNI/Polri melakukan Operasi SAR Medical Evacuation (Medivac) kepada anak buah kapal (ABK) Kapal asing MV True Mariner, di perairan Natuna, Jumat (14/1/2022) 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kabupaten Natuna bersama Satgas Covid-19, TNI/Polri melakukan pengecekan kesehatan kepada anak buah kapal (ABK) Kapal asing MV True Mariner yang melintas di perairan Natuna, Jumat (14/1/2022).

Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel mengatakan, pengecekan kesehatan itu dilakukan karena ada seorang ABK MV True Mariner bernama Ebrahem Manon (27), kebangsaan Syria yang memerlukan bantuan medis dan evakuasi.

Dari hasil pengecekan kesehatan, Ebrahem dinyatakan positif terpapar virus Corona. Sedangkan dua ABK lainnya memiliki gejala Covid-19.

Meski begitu, pihaknya tidak bisa memastikan ABK MV True Mariner itu terpapar varian Covid-19 apa. Dikarenakan pihaknya tidak memiliki alat pendeteksi jenis virus.

"Dikarenakan ABK kapal asing itu positif maka kita tidak bisa mengevakuasi mereka ke rumah sakit. Kapal dipersilahkan melanjutkan perjalanan menuju China, setelah kita memberikan bantuan obat-obatan dan tabung oksigen," jelas Mexi kepada wartawan.

Ia melanjutkan, pengecekan kesehatan yang dilakukan kepada ABK kapal asing tersebut merupakan perintah dari Kantor Basarnas Pusat.

Sebelumnya MV True Mariner melakukan perjalanan dari Afrika ke China dan sempat singgah di Singapura.

"Kemudian pihak Singapura mengkoordinasikan ke Kantor Basarnas Pusat terkait adanya seorang ABK kapal yang memerlukan penanganan medis dan evakuasi," kata Mexi.

Baca juga: Mulai Dibangun 2022, PUPR Natuna Gesa Pembebasan Lahan untuk Genangan Embung Sebayar

Baca juga: Perdana Digelar, Warga Natuna Antusias Disuntik Vaksin Booster

Dalam operasi SAR Medivac ini, Basarnas Natuna melibatkan TNI/Polri, Bakamla, KKP, Dinkes, Dishub dan Satgas Covid-19 Natuna.

"Sengaja kami melibatkan TNI dikarenakan sasaran operasi SAR ini merupakan kapal asing. Takutnya, kita bermaksud membantu malah kita pula yang disandera. Hal semacam ini perlu diantisipasi," tutupnya.

Selama kegiatan ini, petugas tampak terkendala cuaca. Lantaran angin bertiup kencang sekitar 19 knot dan gelombang mencapai kurang lebih 2 sampai 3 meter.

Sehingga Kapal KM Sasikirana milik Basarnas Natuna mengalami kesulitan untuk bersandar ke MV True Mariner untuk proses evakuasi dan pemberian bantuan medis. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved