Gempa di Banten, Gubernur Wahidin Siap Tetapkan Status Luar Biasa Darurat Bencana
Gubernur Banten Wahidin Halim tunggu pernyataan keadaan luar biasa dari Bupati Pandeglang dan Bupati Lebak terkait gempa yang terjadi Jumat (14/1)
BANTEN, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan akan segera menerbitkan surat keputusan keadaan luar biasa darurat bencana.
Itu setelah gempa bumi berkekuatan 6,6 magnitude terjadi di Banten Selatan, di dekat wilayah Sumur, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat (14/1/2022) pukul 16.05 WIB.
Namun saat ini Wahidin Halim masih menunggu Bupati Pandeglang dan Bupati Lebak menerbitkan surat keputusan keadaan luar biasa darurat bencana.
Pasca kejadian itu, gubernur mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanganan cepat bencana gempa secara virtual, Sabtu, (15/1/2022).
“Saya tunggu pernyataan keadaan luar biasa dari Bupati Pandeglang dan Bupati Lebak untuk lakukan apa yang harus kita lakukan,” ujar Wahidin Halim dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunBanten.com, Sabtu.
Wahidin juga instruksikan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten untuk bangun soliditas dalam penanganan warga terdampak gempa.
“Kita punya dana cadangan, cadangan beras ada di Dinas Ketahanan Pangan"
"Kita inventaris bantuan sosial untuk segera disalurkan,” ungkap Gubernur WH.
Baca juga: UPDATE Gempa Banten, BPBD Data 738 Bangunan Rusak, Berlakukan Status Tanggap Darurat
Baca juga: Dampak Gempa Banten, BPBD Pandeglang Data 17 Kecamatan, Terasa Hingga Mal Taman Anggrek
Gubernur WH juga mengungkapkan, setelah penanganan pertama terhadap pengungsi, selanjutnya dilakukan penanganan sosial.
“Penanganan terhadap para pengungsi sudah dilakukan dengan baik dan benar sesuai laporan Bupati Pandeglang."
"Bila perlu, BPBD Provinsi Banten menambah lagi tenda-tenda darurat yang sudah didirikan itu,” tuturnya.
Ia juga menghimbau, agar korban yang sakit agar segera dibawa ke rumah sakit, atau mendapatkan penanganan kesehatan.
"Dinas Kesehatan agar bangun soliditas dengan Puskesmas dan tenaga kesehatan."
"Untuk penanganan sosial segera dirikan dapur umum,” pungkas WH.
Gempa Susulan