Senin, 20 April 2026

KEBAKARAN DI BATAM

Kebakaran di Batam, Kesaksian Warga Batu Merah: Api Dari Belakang Rumah yang Terbakar

Seorang saksi R Nurul menyebut, api muncul dari bagian belakang rumah yang terbakar di Batu Merah, Batam. Tiba-tiba api langsung membesar

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Puing-puing bangunan pasca kebakaran rumah di Batu Merah, Batam, Senin (17/1/2022) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca kebakaran sebuah rumah kosong di RT 18 RW 05,Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, puing-puing bangunan sudah dibersihkan oleh Karang Taruna setempat, Senin (17/1/2022).

Puing-puing sisa kebakaran itu ditumpuk di tengah-tengah rumah yang terbakar.

Pantauan Tribun Batam.id, rumah semi permanen yang hangus terbakar itu terletak di pelantar atau dekat dengan laut.

Di sebelah kiri dan kanan rumah, terdapat rumah milik warga lain. Hanya saja sudah dibangun dengan tembok yang kokoh.

Rumah semi permanen tersebut letaknya tepat di tengah-tengah rumah lainnya dan sedikit sulit untuk diakses.

Masyarakat yang penasaran hingga sore menjelang Maghrib, terus berdatangan untuk menyaksikan secara langsung peristiwa yang sempat menghebohkan warga Batu Ampar itu.

Seorang saksi mata R Nurul yang juga ikut memadamkan api mengatakan, api bermula dari ruang belakang rumah tersebut.

"Sebentar saja. Ada sekitar 30 menit sudah habis semua. Soalnya ini rumah kayu, angin juga kencang," sebut R Nurul kepada Tribun Batam.

Baca juga: BREAKING NEWS - Sebuah Rumah di Batu Merah Batam Hangus Terbakar

Baca juga: Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan! Ada Empat Titik Rawan Karhutla di Lingga

Rumah yang terbakar itu diketahui milik warga bernama Jasmin.

Selain rumah Jasmin, Nurul mengungkapkan, ada beberapa kaca rumah warga pecah karena uap panas yang ditimbulkan akibat kebakaran.

"Paralon air itu sampai mengerut. Tabung air dari fiber juga ikut rusak hingga meleleh," ungkapnya.

Sebelum mobil kebakaran datang, ia dan beberapa warga setempat mencoba memadamkan api menggunakan air laut.
Namun karena api yang begitu besar, usaha mereka seakan sia-sia.

"Sekitar setengah jam baru mobil pemadam datang, habis itu tak lama mereka datang api bisa dipadamkan," katanya.

Ia mengaku rumah itu sudah sejak 10 tahun yang lalu tidak dihuni lagi. Semenjak orangtua si pemilik rumah meninggal dunia. Si anak juga tidak tinggal di tempat itu.

"Saya tidak tahu karena apa kebakaran itu. Saya hanya melihat api tiba-tiba membesar," imbuhnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved