HUMAN INTEREST
KISAH Kepala Suku Laut Batam, Pindah 'Rumah' dari Perahu ke Pulau Gara Demi Anak Cucu
Kisah Suku Laut yang ada di Batam memang selalu menarik untuk disimak. Berikut ini hasil wawancara TRIBUNBATAM dengan Kepala Suku Laut, Zamaludin.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pulau Gara, tak banyak orang tahu. Pulau ini merupakan daratan terakhir tempat masyarakat suku laut mewakafkan diri untuk meneruskan dan mewariskan generasi demi generasi.
Di sanalah warga suku laut melanjutkan kehidupan. Lahir, tumbuh dewasa hingga mengadu nasib dan berkeluarga hingga membentuk warisan menjadi peradaban bagi Suku Laut Batam.
Mendengar nama Suku Laut, orang kerap berpikir bahwa mereka adalah manusia yang hidup di atas perahu kecil.
Sejarah peradaban mereka memang tak lepas dari kekayaan adat budaya masyarakat Indonesia.
Konon, orang menyebutnya masyarakat ‘aneh’.
Bukan tanpa alasan, masyarakat Suku Laut hidup dan menetap di atas perahu yang hidupnya selalu berpindah-pindah mengikuti arah angin laut.
Tapi kini, masyarakat Suku Laut Batam tak lagi sulit ditemui. Mereka sudah menetap di Pulau Gara.
Jurnalis Tribun Batam, Sabtu (15/1/2022) menemui masyarakat Suku Laut di Pulau Gara, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Batam dan menyaksikan betul bagaimana aktivitas kehidupan mereka di sana.
Bertemu masyarakat Suku Laut menjadi kebanggaan tersendiri.
Baca juga: TOLAK Rumah Cuma Ditambal, Suku Laut Warga Pulau Bertam Minta Rumahnya Dibangun Ulang
Banyak cerita maupun kisah yang didapat di sana.
Cerita pilu, sedih dan senang pun diungkapkan masyarakat Suku Laut itu.
Masyarakat suku laut yang ada di sana merupakan warisan generasi terakhir yang tinggal dan menetap di sana.
Ternyata, tinggal di Pualu Gara bukanlah waktu yang singkat, warga suku laut Batam ini sudah 30 tahun lamanya tinggal dan menetap di pulau itu.
Namun, peradaban mereka tampak masih tertinggal dari kemajuan kota Batam.
Jika kita berkunjung ke Pulau Gara, maka terlihat jelas rumah warga suku laut berjejer di bantaran pelantar bibir pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17012022kepala-suku-laut-pulau-gara-zamaludin.jpg)