Kamis, 30 April 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Kabar Baik, Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter Mulai Dipasarkan di Tanjungpinang

Kepala Disdagin Tanjungpinang Atmadinata sebut harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter mulai dipasarkan di Tanjungpinang. Tahap awal di Hypermart

Tayang:
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Atmadinata 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kebijakan satu harga minyak goreng setara Rp 14.000 per liter secara nasional mulai berlaku di Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Atmadinata, Rabu, (19/1/2022) seusai menghadiri kegiatan Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanjungpinang.

"Ya mulai hari ini harga minyak goreng satu harga Rp 14 ribu sudah berlaku sesuai kebijakan Menteri Perdagangan melalui siaran persnya," ujar Atma.

Ia menjelaskan, pemberlakuan satu harga minyak goreng tersebut merupakan upaya pemerintah menyikapi naiknya harga minyak goreng yang terjadi sejak akhir tahun 2021 lalu.

"Ya inilah upaya sikap dari pemerintah mensubsidi harga minyak goreng sebagai pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat," terangnya.

Kendati demikian, penyetaraan satu harga minyak goreng saat ini masih berlaku di ritel-ritel modern yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia (Asprindo).

"Kalau di Tanjungpinang, ritel moderen seperti Hypermart lah," sebutnya.

Lebih lanjut diterangkannya, pemberlakuan penyetaraan satu harga minyak goreng ini nantinya juga akan berlaku bagi pedagang pasar tradisional.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Tanjung Pinang Masih Tinggi Saja, Pedagang Kurangi Stok Jual

Baca juga: Warga Batam Serbu Minyak Goreng Murah Cuma Rp 14 Ribu di Pasar TPID Sekupang

"Untuk pasar tradisional masih diberikan tenggang waktu satu minggu dan setelahnya sudah harus satu harga," ucapnya.

Sampai kapan kebijakan satu harga minyak goreng Rp 14 ribu akan berlaku?

"Dalam rilis siaran pers Kemendag disebutkan subsidi ini berlaku untuk 6 bulan ke depan," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) dalam waktu dekat akan menggelar pasar minyak goreng murah bagi masyarakat setempat.

Rencana itu setelah Tanjungpinang mendapat kuota 5000 liter minyak goreng murah dari Pemprov Kepri atas arahan Kementerian Perdagangan.

"Saat ini kami sedang berkoordinasi dan menunggu petunjuk teknis dari Disperindag Provinsi terkait distribusinya," ujar Kepala Bidang Stabilisasi Harga Disdagin Tanjungpinang, M Endy Febri, Rabu (12/1/2022).

Ia menjelaskan, program minyak goreng murah ini sebagai upaya pemerintah untuk menindaklanjuti kenaikan harga minyak goreng di pasar yang sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir pada tahun 2021 lalu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved