CORONA KEPRI
Data 8 Kasus Baru Covid-19 Varian Omicron Batam, Banyak Pelaku Perjalanan Luar Kota
Berikut data 8 kasus covid-19 varian Omicron baru dari Dinkes Batam hingga Sabtu (29/1/2022).
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus infeksi baru covid-19 varian Omicron di Batam bertambah, Sabtu (29/1/2022).
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam mengungkap 8 kasus Omicron di Batam.
Tujuh di antaranya merupakan warga lokal sementara satu orang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan penambahan 8 kasus Omicron di Batam ini.
Ia menambahkan, 7 orang sudah menjalani karantina di rumah sakit.
Sementara satu orang saat ini berada di Pekanbaru, Provinsi Riau.
Baca juga: Omicron Masuk Batam, BTKL-PP Ungkap Data Terbaru, Paling Banyak Warga Batam
Baca juga: Kabar Mengejutkanan, Jelang Laga Persikabo, 9 Pemain Persib Positif Covid-19
Adapun temuan kasus Omicron baru tersebut antara lain:
1. Tn. Em (49), berjenis kelamin laki-laki, merupakan seorang pendatang dari Jakarta. Yang bersangkutan menjalani pemeriksaan PCR test untuk keperluan perjalanan, dan saat ini sedang berada di Pekanbaru, Riau.
2. Nn. UAR (27), berjenis kelamin perempuan, merupakan guru SMAN di Batam. Yang bersangkutan menjalani PCR test karena sebelumnya memperoleh hasil Rapid Test Antigen positif, dan saat ini sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
3. Ny. RRTS (55), berjenis kelamin perempuan, merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta. Yang bersangkutan menjalani PCR test karena merasakan gejala, dan saat ini sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
4. Nn. MZ (24), berjenis kelamin perempuan, adalah seorang karyawan swasta yang menjalani PCR test untuk kebutuhan operasi. Saat ini yang bersangkutan sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
5. Tn. AW (29), berjenis kelamin laki-laki, merupakan pendatang dari Jawa Tengah. Yang bersangkutan menjalani PCR test untuk bekerja di Singapura, dan saat ini sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
6. Tn. KD (51), berjenis kelamin laki-laki. Yang bersangkutan baru pulang dari Bogor, dan menjalani PCR test karena menjadi kontak erat kasus positif di Bogor. Saat ini sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
Baca juga: Gubernur Kepri Gesa Travel Bubble, Minta Pekerja Lagoi & Nongsa Dapat Vaksin Booster Corona
Baca juga: Hari Ini (27/1) Ada 16 Faskes Layani Vaksinasi Covid-19 di Tanjungpinang, Cek Lokasinya
7. Nn. CH (26), berjenis kelamin perempuan, merupakan PMI yang pulang dari Malaysia. Pada pemeriksaan PCR test kedua, yang bersangkutan positif Covid-19, dan saat ini sedang dirawat di RSKI Covid-19 Galang.
8. Tn. YA (59), berjenis kelamin laki-laki, merupakan seorang WNA Singapura yang menjalani PCR test karena syarat masuk kerja. Saat ini yang bersangkutan dirawat di RS Budi Kemuliaan.
OMICRON Masuk Batam
Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam sebelumnya mendeteksi penambahan covid-19 varian Omicron.
Hingga Sabtu (29/1/2022), mereka menemukan tambahan 8 kasus probable Omicron di Provinsi Kepri.
Kepala BTKLPP Kelas I Batam, Budi Santosa mengungkap, penambahan 8 probable Omicron ini seluruhnya berada di Kota Batam.
Di antaranya, terdapat 7 warga Batam serta 1 Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Pada Kamis (27/1/2022), Budi Santosa mengungkap terdapat kasus Omicron di Batam, Karimun dan Bintan.
Total ada 4 kasus di Batam, 1 kasus di Karimun dan 1 kasus di Bintan.
Adapun untuk kasus lokal saat ini masih menjalani karantina.
Baca juga: Sinergitas TNI - Polri Gelar Vaksinasi Corona Anak 6 Hingga 11 Tahun di Karimun
Baca juga: Kadinkes Benarkan 5 Warga Batam Positif Omicron, Berikut Riwayat Perjalanannya
"Sudah diinformasikan ke Dinkes, lebih lengkapnya tanya ke Kadinkes Batam atau Kadinkes Kepri," tambah Budi, ketika ditanyai lebih lanjut.
Walikota Batam Muhammad Rudi sebelumnya meminta untuk memperketat prosedur protokol kesehatan di ruang-ruang publik, terutama pintu masuk ke Batam.
"Kami terus mengimbau masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan (protkes) dan terus menggiatkan vaksinasi," ujar Rudi ketika ditanyai tentang langkah pencegahan kasus Omicron masuk ke Batam.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad melalui Jubir Satgas Kepri sebelumnya juga meminta kepada warga Kepri untuk tidak panik.
"Percepatan vaksinasi booster dan anak, membatasi kerumunan pada perayaan Imlek, dengan tidak menyelenggarakan pesta," ucapnya.
Selain itu, Gubernur memberikan arahan kepada kepala daerah Kabupaten/Kota di Kepri untuk meningkatkan kapasitas tracing dan testing.
Baca juga: 18 Orang Kontak Erat dengan Lima Pasien Covid-19 Probable Omicron di Batam Dites PCR
Baca juga: Kadinkes Benarkan 5 Warga Batam Positif Omicron, Berikut Riwayat Perjalanannya
"Karena hampir semuanya tidak memiliki gejala hingga gejala ringan saja. Sehingga diperkirakan kasus-kasus yang sesungguhnya lebih besar terdapat di tengah masyarakat"
"Karena tidak bergejala, mereka tidak dilakukan pemeriksaan. Jangan lupakan untuk wajib meningkatkan sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan," ucapnya.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/varian-baru-virus-covid-19-omicron.jpg)