Jumat, 10 April 2026

Aksi Koboi Oknum Polisi Mengamuk Hingga Tembaki Warga di Tambang Emas

Oknum polisi berinisial Brigpol AB jadi perhatian Polda Maluku. Aksi koboinya membuat warga meregang nyawa.

ANTARA VIA BBC NEWS INDONESIA Via Tribun Timur
Oknum polisi terlibat adu mulut hingga tembaki warga di kawasan tambang emas. Foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id - Aksi koboi seorang oknum polisi jadi perhatian Polda Maluku.

Oknum polisi yang merupakan anggota Brimob di Kabupaten Buru, Brigpol AB mengamuk dan menembaki warga di kawasan tambang emas Gunung Botak.

Akibat aksinya, seorang warga bernama Made Nurlatu meninggal dunia.

Warga berusia 49 tahun yang diketahui merupakan tokoh adat itu menghembuskan napas terakhir setelah terkena tembakan pada bagian paha, pinggang dan kepala.

Insiden itu berawal dari adu mulut antara Brigpol AB dengan korban terkait lahan kolam tambang emas di kawasan itu.

Brigpol AB langsung pergi mengambil senjata miliknya dan kemudian menembaki korban hingga tersungkur jatuh.

Baca juga: Pollda Jateng Bantah R Korban Rudapaksa Oknum Polisi : Pelaku Sipil Ngaku Polisi

Baca juga: 2 Oknum Polisi Tanjungbalai Jual Sitaan Ganja Rp1 Miliar, Kini Dituntutan Hukuman Mati

Sejumlah warga yang mencoba datang ke lokasi kejadian ikut ditembaki pelaku.

Namun mereka berhasil melarikan diri.

Warga baru berhasil membawa jenazah korban, setelah Brigpol AB pergi dari lokasi kejadian usai menembaki korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat membenarkan adanya penembakan tersebut.

Menurutnya, kejadian itu terjadi pada hari ini, Sabtu (29/1/2022), sekitar 15.00 WIT.

"Terjadi kesalahpahaman antarwarga, kemudian datang Bripka AB, anggota Kompi III Pelopor Yon A Namlea kemudian mengeluarkan tembakan sehingga mengenai seorang warga mengakibatkan warga tersebut mebinggal dunia. Korban bernama M. Nurlatu," ungkap Roem kepada Kompas.com, Sabtu malam.

Setelah kejadian itu, Kapolres Pulau Buru langsung bergegas ke Gunung Botak untuk mengendalikan situasi dan memburu pelaku.

Baca juga: Polda Kepri Dalami Dugaan Oknum Polisi di Bintan Terlibat Kasus Kapal PMI Ilegal Tenggelam

Baca juga: Istri Tahanan Ngaku Dinodai Oknum Polisi Hingga Hamil, Bukti Video Jadi Fakta Baru

"Pelaku sudah diamankan dan sedang dibawa ke Ambon untuk diproses hukum," ujarnya.

Terkait kasus itu, Roem memastikan Polda Maluku tidak akan memberi toleransi anggotanya yang berbuat salah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved