CORONA KEPRI
Stok Vaksin Astrazeneca Kosong, Warga Natuna Ini Gagal Divaksinasi Covid Dosis 2
Jubir Satgas Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah membenarkan saat ini stok Vaksin Astrazeneca sedang kosong. Namun untuk vaksin lainnya masih tersedia
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Stok vaksin Astrazeneca di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri saat ini kosong.
Kekosongan stok vaksin Astrazeneca itu sudah terjadi sejak 26 Januari 2022.
"Iya, hingga saat ini vaksin Astrazeneca masih kosong," kata Jubir Satgas Covid-19 Natuna yang juga Plt Kadinkes Natuna, Hikmat Aliansyah, Senin (31/1/2022).
Meski begitu, untuk ketersediaan vaksin lainnya, seperti vaksin Sinovac, Pfizer dan Moderna saat ini stoknya masih tersedia.
Menurutnya kekurangan stok vaksin jenis Astrazeneca berpengaruh terhadap perkembangan capaian vaksinasi.
"Terutama perkembangan vaksinasi dosis kedua. Misalnya untuk vaksin pertama pasien menggunakan vaksin Astrazeneca, maka vaksin keduanya juga harus Astrazeneca, tidak bisa menggunakan vaksin lain. Jadi kekosongan stok ini berpengaruh pada pencapaian vaksinasi," tutur Hikmat.
Ia melanjutkan, sedangkan untuk vaksinasi booster atau tambahan, pasien tidak diharuskan menggunakan vaksin yang sama.
Misalnya vaksin untuk tahap pertama dan kedua menggunakan vaksin Astrazeneca, maka untuk vaksinasi booster berikutnya bisa menggunakan vaksin jenis lain seperti vaksin Pfizer maupun Moderna.
Baca juga: 5.860 Warga Bintan sudah Dapat Vaksin Covid-19 Booster hingga Akhir Januari 2022
Baca juga: Singapura Perketat Prokes saat Tahun Baru China, Belum Divaksin Corona Jangan Coba Keluar
"Jadi, kalau untuk vaksinasi booster itu tidak terhalang dengan kekosongan stok vaksin Astrazeneca," ujarnya.
Kendati demikian, dengan kekosongan stok vaksin jenis Astrazenca di Natuna, Pemerintah Kabupaten Natuna telah melakukan koordinasi dengan provinsi.
"Rencananya tanggal 2 Februari ini vaksin Astrazeneca akan dikirim dari provinsi menggunakan PAUM," ucap Hikmat.
Sementara itu, Iwan (27) salah seorang warga Ranai, mengaku kesulitan untuk mendapatkan vaksinasi kedua.
Pasalnya saat mendapatkan vaksinasi pertama ia menerima suntikan vaksin jenis Astrazeneca.
"Kemarin vaksin pertama saya menggunakan Astrazeneca. Tadi saya mau vaksin kedua ternyata tidak bisa, karena stok vaksin Astrazeneca habis, jadi saya harus menunggu," kata Iwan.
Ia berharap stok vaksin jenis Astrazeneca di Natuna segara dikirim dari Ibu Kota Kepri agar masyarakat kembali bisa menerima suntikan vaksin dosis kedua.
Sementara itu, Hikmat juga mengajak seluruh masyarakat Natuna untuk turut menyukseskan program vaksinasi.
"Mari bersama-sama kita sukseskan program vaksinasi ini, agar penyebaran virus Corona bisa ditangani sehingga Pandemi Covid-19 segera berakhir," ajak Hikmat. (Tribunbatam.id/Muhammad Ilham)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/3101jubir-satgas-covid-natuna.jpg)